alexametrics

Perayaan Hari Pers, AJI Solo: Stop Penggunaan Uang Negara

8 Februari 2018, 17:19:31 WIB

JawaPos.com – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Solo menyoroti penggunaan anggaran negara untuk setiap perayaan Hari Pers Nasional (HPN) yang diperingati setiap tanggal 9 Februari.

Tidak hanya itu, AJI Solo juga mempertanyakan dasar penetapan tanggal 9 Februari sebagai peringatan HPN. 

Ketua AJI Kota Solo, Adib Muttaqin Asfar mengatakan, bahwa selama ini setiap perayaan HPN selalu diadakan dengan berlebihan. Termasuk dalam penggunaan uang negara hingga mencapai miliaran rupiah.

Menurutnya, hal itu sangat tidak sesuai dengan semangat pers yang independen dari kekuasaan. “Mengutip dari pernyataan Atmakusumah, Pelaksana HPN seharusnya dibiayai oleh perusahaan pers dan bukan oleh negara,” tegas Adib, Kamis (8/2).

Selain itu, Adib juga mengkritisi mengenai pijakan penetapan tanggal 9 Februari sebagai HPN yang hanya mengacu pada HUT PWI saja. Penetapan tanggal 9 Februari tersebut tidak memiliki pijakan sejarah yang kuat. Padahal, selama ini masih banyak sejarah yang lebih layak untuk dijadikan sebagai dasar penetapan HPN.

“Seperti berdirinya Medan Prijaji (media pribumi pertama) pada tanggal 1 Januari 1907,” terangnya. Atau, lanjut Adib, menyesuaikan lalu bisa juga tanggal lahir Tirto Adhi Soerjo (bapak pers yang juga tokoh kebangkitan nasional) 7 Desember 1918. 

Dan dengan akan berlangsungnya HPN di Padang, AJI menyampaikan dua pernyataan sikapnya. Yakni mendesak Dewan Pers untuk segera menindaklanjuti berbagai opsi dan pendapat tentang pengubahan tanggal HPN.

 “Yang kedua yakni mendesak penghentian penggunaan uang negara untuk HPN, ataupun untuk kegiatan lain terkait pers. Baik di pusat maupun di daerah,” timpal Sekjen AJI Solo, Chrisna Chanis.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : (apl/JPC)


Close Ads
Perayaan Hari Pers, AJI Solo: Stop Penggunaan Uang Negara