alexametrics

Prostitusi Artis, Polisi Coba Kuak Percakapan Pelanggan

8 Januari 2019, 15:35:57 WIB

JawaPos.com – Polda Jawa Timur (Jatim) telah mendapat beberapa fakta hasil penyidikan dari dua tersangka kasus dugaan prostitusi online Endang Suhartini dan Tantri. Salah satunya daftar nama 45 artis dan 100 model yang diduga menjadi anak asuh kedua mucikari itu.

Kini, polisi juga melakukan upaya lain untuk menggali data lebih banyak dari Endang dan Tantri. Polisi telah memulai proses pengambilan data digital forensik dari ponsel milik kedua tersangka.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, proses digital forensik dilakukan untuk menguak beberapa fakta penting. Yakni, terkait aktivitas percakapan antara mucikari dan pelanggannya.

“Kami lakukan digital forensik terhadap ponsel milik TN (Tantri) dan EN (Endang Suhartini). Butuh waktu sekitar 3 hari sampai 1 minggu untuk mengetahui hasilnya,” kata Barung di Mapolda Jatim, Jalan A, Yani, Surabaya, Selasa (8/1).

Proses digital forensik akan menghasilkan semua data dan rekaman percakapan antara mucikari, artis atau model, dan pelanggannya. Termasuk data berupa tangkapan atau capture bukti transfer dari pelanggan kepada mucikari.

Sehingga perolehan data tersebut akan mendukung pembuktian atas 145 nama artis dan model yang telah didapat dan hasil penyidikan sebelumnya. Termasuk pembuktian terkait modus Endang dan Tantri saat menghubungkan pelanggan dengan artis dan modelnya. “Kami akan tahu siapa saja yang transaksi. Berapa harga yang disepakati para artis itu,” ulas Barung.

Menurut Barung, Endang dan Tantri agak berbeda dengan mucikari pada umumnya. Endang dan Tantri sangat disiplin dengan aturan main. Diduga, Endang dan Tantri ingin mengenal betul siapa pelanggannya. Setidaknya wajah pria hidung belang yang membooking artis dan model asuhannya.

“Dia menunggu di sana (hotel) sesuai dengan waktu bookingnya. Kalau sudah habis waktunya, ya di telepon (pelanggannya). Kalau mucikari online biasa, hanya tahu terima uang saja,” ungkap Barung.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : Aryo Mahendro

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Prostitusi Artis, Polisi Coba Kuak Percakapan Pelanggan