alexametrics

Pengakuan Pak RT soal Pelaku Hoax Surat Suara 7 Kontainer Balikpapan

8 Januari 2019, 19:29:53 WIB

JawaPos.com – Kabar ditemukannya 7 kontainer surat suara yang sudah dicoblos di Tanjung Priok, Jakarta, membuat heboh publik belakangan ini. Kabar itu pun dipastikan tak dapat dipertanggungjawabkan alias hoax. Salah satu pelaku yang dibekuk Bareskrim adalah warga Balikpapan berinisial LS.

Penelusuran Kaltim Post (Jawa Pos Group), LS merupakan warga Balikpapan Utara. Tepatnya di Kawasan Kampung Timur, Kelurahan Gunung Samarinda Baru. Rumah pelaku terbilang sepi.

Lokasinya berada di belakang lahan kosong yang di pagar seng. Masuk melewati gang dari Jalan Indrakila. Kemudian berbelok ke jalan kecil yang belum diaspal. Tak tampak ada aktivitas di sekitar rumah berkelir biru tersebut pada Senin (7/1).

Ketua RT 28, Misyanto ketika dikonfirmasi mengakui LS adalah warganya. Tempat tinggalnya berjarak hanya sekitar 50 meter dari rumah LS. Dia menyebut, tak ada keanehan pada keseharian LS. Dia sama seperti ibu-ibu lainnya. Bahkan LS aktif dalam kelompok pengajian ibu-ibu PKK.

Namun, diakui dalam grup WhatsApp, LS kerap membagikan konten-konten sensitif yang belum jelas kebenarannya. “Kasihan orang-orang yang tidak tahu apa-apa kalau dapat informasi yang aneh-aneh,” ujar Yanto, sapaan Misyanto.

Karena itu, istri Yanto sudah beberapa kali menegur dan mengingatkan. Tapi memang LS disebut sebagai pribadi yang keras kepala. “Ngeyel kalau sudah menyangkut hal-hal yang seperti itu (membagikan konten sensitif),” tambah Yanto.

Lebih lanjut, dia kenal LS sebagai single parent dari tiga anak. Dua perempuan dan seorang anak laki-laki. Yanto juga kaget ketika mendengar LS telah diciduk pihak kepolisian. “Saya baru tahu malah ketika sudah selesai (proses penangkapan). Ada polisi datang ke sini tanya-tanya dan minta keterangan. Di situ saya baru tahu. Tapi saya diam-diam saja,” ujarnya.

Dia juga sempat menduga ada yang melaporkan LS atas konten-konten yang dia bagikan lewat jejaring WhatsApp. “Ternyata tidak ada yang melaporkan. Tapi posting di Facebook sehingga dilihat orang banyak se-Indonesia jadi ramai,” jelasnya.

Penelusuran Kaltim Post (Jawa Pos Group), LS cukup aktif di salah satu partai politik dan sempat maju menjadi calon legislatif (caleg) untuk DPRD Balikpapan pada Pemilu 2014, namun gagal terpilih.

Sebelumnya diketahui, pada Jumat (4/1), polisi menangkap dua pelaku yang diduga menyebarkan hoax surat suara berinisial HY di Bogor dan LS di Balikpapan.

Editor : Fadhil Al Birra

Reporter : jpg

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Pengakuan Pak RT soal Pelaku Hoax Surat Suara 7 Kontainer Balikpapan