alexametrics

Layanan BPJS berhenti, Pasien Turun Hingga 70 Persen

8 Januari 2019, 09:40:11 WIB

JawaPos.com – Tiga rumah sakit (RS) di Soloraya sempat menghentikan kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Yakni, RSUI Kustati, Solo, RSI Amal Sehat Sragen, dan RS Amal Sehat Wonogiri.

Hal itu berdampak pada jumlah jumlah pasien yang melakukan pemeriksaan. Bahkan penurunan pasien mencapai lebih dari 70 persen. Mengingat mayoritas pasien yang melakukan pemeriksaan di tiga rumah sakit tersebut menggunakan BPJS.

Humas RSI Sragen Tri Yoko mengatakan, sejak berhenti bekerja sama dengan BPJS beberapa waktu lalu jumlah pasien mengalami penurunan yang sangat signifikan. Terutama terjadi pada pasien yang melakukan rawat jalan.

“Penurunannya sangat banyak, bahkan di atas 70 persen. Karena memang pasien yang datang untuk rawat jalan kebanyakan menggunakan BPJS,” urai Tri Yoko kepada JawaPos.com, Selasa (8/1).

Dalam sehari, jumlah pasien yang melakukan rawat jalan di RSI Amal Sehat berkisar 400-500 orang. Sejak kerja sama dengan BPJS Kesehatan berhenti, banyak pasien yang kemudian tidak melakukan pemeriksaan ke RSI Amal Sehat. “Kalau untuk yang rawat inap tidak begitu signifikan karena banyak yang belum menggunakan BPJS,” ucapnya.

Selanjutnya dengan adanya perpanjangan kerja sama dengan BPJS, pelayanan sudah kembali normal. Jumlah pasien yang melakukan rawat jalan juga sudah kembali seperti semula.

Penurunan jumlah pasien juga terjadi di RS Amal Sehat Wonogiri. Yakni mencapai 50 persen. “Kalau di RS kami rata-rata jumlah pasien yang melakukan rawat jalan sebanyak 200 pasien setiap harinya. Saat kerja sama dihentikan, terjadi penurunan hingga 50 persen,” ungkap Direktur RS Amal Sehat Wonogiri Rizky Mukti Sejati.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : Ari Purnomo



Close Ads
Layanan BPJS berhenti, Pasien Turun Hingga 70 Persen