JawaPos Radar

30 Tahun Mengabdi, Tukiyo Dapat Pesangon Rp 27 Juta dari Pemkot Solo

08/01/2018, 17:15 WIB | Editor: Budi Warsito
30 Tahun Mengabdi, Tukiyo Dapat Pesangon Rp 27 Juta dari Pemkot Solo
Tukiyo saat menerima pesangon dari Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, Senin (8/1). (Ari Purnomo/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Hari Senin, (8/1) menjadi hari yang akan selalu diingat oleh Tukiyo, Tenaga Harian Lepas (THL) Pemkot Solo. Honorer di Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) bidang penagihan itu sudah mengabdi di Pemkot selama 30 tahun.

Pria berusia 58 tahun itu sudah mengabdi di Pemkot Sola sejak tahun 1986. Selama menjadi seorang honorer, ia pernah digaji hanya sebesar Rp25 ribu per bulan. Dengan gaji yang diterima Tukiyoyang tidak terlalu besar, ia pun sadar. Cukup tidak cukup, Tukiyo harus mampu menggunakan uang tersebut untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Termasuk untuk menyekolahkan kedua anaknya.

"Pertama jadi bekerja saya di Jakarta, tetapi diminta pindah oleh kakak di Solo. Tapi gajinya tidak besar. Saya tidak apa-apa yang penting bisa dekat dengan orang tua," terang Tukiyo usai menerima uang pesangon di Balaikota, Senin (8/1).

Tukiyo menyadari, uang dari gaji tersebut jelas kurang kalau untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Maka dari itu, ia bersama istrinya Dwi Kristiani berinisiatif membuka warung kecil-kecilan. Menunya cukup sederhana, berupa lauk-pauk.

"Ya ada ayam goreng, bebek goreng dan lainnya," katanya.

Saat masuk sebagai honorer, Tukiyo memang berkeinginan untuk menjadi seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS). Tetapi, usianya ternyata tidak memenuhi persyaratan.

"Pada 2008 lalu kan ada seleksi PNS dan saya mendaftar, tetapi karena usia saya kelebihan satu Minggu, jadi tidak bisa masuk," kata Tukiyo.
Akhirnya dia pun harus rela selamanya menjadi seorang honorer. Dari gaji Rp 25 ribu per bulan sampai gaji sebesar Rp 2,1 juta.

Dan tepat akhir Desember 2017 kemarin, masa kerjanya pun sudah tuntas. Sudah cukup 30 tahun ia mengabdikan dirinya untuk Pemerintah Solo. Oleh Pemkot Solo, Tukiyo pun mendapatkan pesangon sebesar Rp 27.684.000. Tukiyo mengaku bersyukur dengan pesangon tersebut.

"Ya saya bersyukur sekali karena sudah diberikan pesangon, semoga bermanfaat," katanya.

Sementara itu, Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo mengatakan, pemberian pesangon ini sebagai bentuk kepedulian Pemkot terhadap tukiyo yang sudah mengabdi selama 30 tahun. "Dia mengabdi tetapi tidak bisa menjadi PNS, dan ini pesangon sudah sesuai dengan aturan Undang-Undang Ketenagakerjaan. Pesangon dari pemerintah diperbolehkan," katanya.

(apl/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up