JawaPos Radar | Iklan Jitu

Target Rampung Desember Ini, Normalisasi Kali Item Baru 50 Persen

07 Desember 2018, 01:50:59 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Target Rampung Desember Ini, Normalisasi Kali Item Baru 50 Persen
Normalisasi Kali Item baru 50 persen (Gobang Mahardhika/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Akibat adanya insiden crane yang tergelincir di Kali Item, Jalan Dakota Raya, Jakarta Pusat, Kamis (6/12), pekerjaan proyek dihentikan sementara. Penyebab jatuhnya crane akan diinvestigasi terlebih dahulu.

Kepala Bidang (Kabid) Aliran Timur Dinas SDA DKI Jakarta Nelson Simanjuntak mengatakan, usai terjadi insiden crane tergelincir akan dilakukan investigasi. Sehingga semua pekerjaan dihentikan. Namun dipastikan dalam waktu dekat akan dilanjutkan kembali.

"Untuk keperluan investigasi, memang satu hari ini kami tidak bisa melaksanakan pemancangan. Untuk besok langsung kita lanjut lagi," kata Nelson saat ditemui di Rumah Pompa Danau Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara Kamis (6/12).

Dalam kejadian tersebut, Nelson mengaku akan ada keterlambatan. Namun dirinya menyatakan akan tetap melakukan percepatan. Pasalnya target proyek normalisasi kali tersebut, rampung pertengahan Desember 2018.

"Tentunya akan ada keterlambatan. Tapi kita akan berusaha bagaimana ini cepat prosesnya," tuturnya.

Ia menambahkan proyek normalisasi di Kali Item sudah berjalan selama dua bulan. Namun hingga saat ini normalisasi baru berjalan 50-60 persen saja. "Untuk progresnya sekitar 50-60 persen," ujarnya.

Crane yang tergelincir sedianya akan digunakan untuk melakukan normalisasi sungai. Sebelumnya sudah ada tiga crane yang digunakan untuk memasang sheet pile.

Sebagai informasi, crane yang jatuh menyebabkan tiga orang yang harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka-luka. Diketahui tiga diantara mereka adalah satu keluarga yakni Husein, 56; Nana, 50; dan Lilis, 27. Mereka dilarikan Rumah Sakit Hermina, Jakarta Pusat untuk mendapatkan perawatan.

(dik/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up