alexametrics

Siswa Dilarang Bawa Motor, Orang Tua dan Sekolah Harus Mengawasi

7 November 2019, 20:12:09 WIB

JawaPos.com – Kapolsek Gunung Tabur Iptu Kasiyono meminta sekolah dan orang tua mengawasi anaknya, khususnya yang menggunakan sepeda motor. Hal itu lantaran maraknya ugal-ugalan pelajar di Kecamatan Gunung Tabur, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim).

Para pelajar tidak dilengkapi dengan alat keamanan. Hal itu disebut Kasiyono tentu akan membahayakan pengendara itu sendiri. “Orang tua dan pihak sekolah harus mengawasi, bukan malah membiarkan mereka (anak-anak) berkendara. Jangan sampai terjadi sesuatu akibat kelalaian sebagai orang tua,” katanya sebagaimana dikutip dari Prokal.co (Jawa Pos Group), Kamis (7/11).

Kepala SMP 1 Gunung Tabur Budiono menyebut, pihaknya sudah mengeluarkan larangan bagi anak didiknya untuk menggunakan sepeda motor ke sekolah. Bahkan, penyampaian itu selalu diutarakan setiap kesempatan, begitu juga konsekuensi yang diterima bagi yang melanggar.

“Sebelum mendaftar kami sudah buat peraturan terkait larangan mengendarai motor ke sekolah. Kami tidak bisa memantau di luar, motor diparkir di tempat yang jauh atau dititipkan di tempat saudaranya, yang jelas kami akan menindak tegas siswa yang membawa kendaraan roda dua ke sekolah,” tegasnya.

Tapi, pemantauan pihak sekolah juga terbatas. Tidak bisa mengawasi terus-menerus termasuk halnya saat pulang sekolah. Melihat masih adanya siswa yang mengabaikan pesan pendidik, dia berjanji bekerja sama dengan kepolisian untuk melakukan penertiban.

Editor : Fadhil Al Birra



Close Ads