alexametrics

Keluarga Korban Lion Air: Jangan Main-main dengan Nyawa

7 November 2018, 18:20:06 WIB

JawaPos.comJenazah Herjuno Darpito tiba di rumah duka di Dusun Nogosari 1, Desa Bandung, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul Rabu (7/11) sekitar pukul 15.35 WIB. Herjuno merupakan salah seorang korban kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di kawasan perairan Karawang, Senin (29/10) pagi.

Terakhir pada 6 Oktober lalu, Herjuno pulang ke rumahnya di Gunungkidul. Bertemu dengan keluarga dan kerabat dekatnya. Tak disangka, ia menjadi salah seorang penumpang dalam kecelakaan pesawat nahas itu pada akhir bulan kemarin.

Keluarga dan kerabat dekat yang menunggui jenazahnya di rumah duka itu pun menyambutnya dengan isak tangis. Harapan-harapan disampaikan oleh pihak keluarga, agar kejadian seperti ini tak kembali terulang.

Korban Pesawat Lion Air
Keluarga dan kerabat dekat yang menunggui jenazahnya di rumah duka itu pun menyam.butnya dengan isak tangis (Ridho Hidayat/JawaPos.com)

“Komunikasi terakhir pada 6 Oktober lalu, saat (Herjuno) pulang ke Playen. Yang jelas, kami inginkan semua perusahaan penerbangan jangan main-main dengan nyawa,” kata adik ipar dari Herjuno, Heri Pujiono, di rumah duka, Rabu (7/11).

Jangan sampai, perusahaan penerbangan keselamatannya tak sesuai standar. Dari sisi petugas pun, dikatakan Heri, setiap melaksanakan tugas dengan hati nuraninya. “Jangan sampai hanya mengejar target pendapatan. Sehingga merugikan orang lain,” katanya.

Seusai peristiwa nahas itu, ia sempat beberapa hari di Jakarta. Untuk mendampingi mendapatkan kejelasan mengenai keberadaan jenazah Herjuno Darpito.

Pada Selasa (6/11) sore, pihak keluarga pun baru mendapatkan kejelasannya dari petugas berwenang. Bahwa identitas Herjuno diketahui setelah dilakukan identifikasi Deoxyribo Nucleic Acid (DNA). “Kepastiannya kemarin sore, dari identifikasi melalui DNA di rumah sakit Polri,” katanya.

Setelah mendapatkan kepastian itu, jenazah kemudian langsung disemayamkan di rumahnya daerah Tangerang terlebih dahulu. Kemudian Rabu (7/11) dibawa ke rumah asalnya di Kecamatan Playen untuk dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jamburejo, Desa Bandung, Kecamatan Playen.

Setelah tiba pukul 15.35 WIB, beberapa menit dari keluarga, kerabat dekat, maupun para tetangganya menyolatkannya. Tak berselang lama, jenazah itu pun dikebumikan.

Herjuno merupakan anak dari pasangan Marwandi, 74, dan Masiyah, 67. Ia selama ini bekerja sebagai Deputi General Manager Operasi dan Teknik Cabang Pelabuhan Pangkal Pinang.

Nugroho Iwan Prasetyanto, General Manager Cabang Pelabuhan Pangkal Pinang mengatakan, Herjuno merupakan salah seorang putra terbaik di perusahaan. “Kami sangat kehilangan, keluarga juga lebih kehilangan. Kami semua bersaksi bahwa beliau orang yang sangat baik bekerja, kinerjanya sangat baik. Beliau sudah 24 tahun bertugas,” ucapnya

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : (dho/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Keluarga Korban Lion Air: Jangan Main-main dengan Nyawa