JawaPos Radar

Warga Resah, Beruang Madu Masuk Pemukiman dan Makan Ternak Warga

07/09/2018, 21:45 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Beruang Madu
Petugas BBKSDA Riau memasang perangkap untuk memancing beruang madu. (Istimewa)
Share this

JawaPos.com - Warga Desa Teluk Mundur, Kabupaten Pelalawan, Riau, diresahkan dengan munculnya beruang madu ke pemukiman mereka sepekan terakhir ini. Selain merusak kandang, beruang tersebut juga memakan hewan ternak warga.

Merasa terancam, warga pun melaporkan hal tersebut ke petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau. Tak lama setelah itu, petugas datang ke lokasi.

Kabid I BBKSDA Riau Mulyo Hutomo mengatakan, pihaknya sudah berada di lokasi selama beberapa hari. Disana petugas mengumpulkan keterangan warga untuk mencari informasi keberadaan beruang itu.

Dia juga sudah melihat kandang-kandang yang dirusak oleh satwa bernama latin Helarctos malayanus itu. "Lebih dari satu kandang dicakar, gak parah kali rusaknya," kata Hutomo, Jumat (7/9).

Selama berada disana, petugas belum bertemu langsung dengan satwa dilindungi itu. Artinya, petugas belum dapat memastikan berapa jumlah beruang yang masuk kesana. "Kalau informasi dari warga, lebih dari satu," ucap Hutomo.

Meski begitu, pihaknya telah memasang umpan berupa ikan dan daging. "Baru satu perangkap yang kita pasang. Diletakkannya dekat semak-semak, agak jauh dari pemukiman warga," jelasnya.

Beruang itu, diduga sudah masuk ke dalam hutan produksi. Lokasinya memang tak begitu jauh dari pemukiman warga. "Hutan di sekitar pemukiman, memang menjadi habitat beruang," kata Hutomo.

Satwa ini biasanya akan keluar pada malam hari. Ia akan keluar dari hutan karena sumber makanan disana sudah berkurang. Apalagi, makanan kesukaannya sudah langka. "Apalagi hutan produksi memang minim sekali madu," tuturnya.

Hutan produksi ini dulunya merupakan hutan alam. Kawasan itu kemudian berubah menjadi hutan produksi, diiringi dengan pembangunan pemukiman di pinggir hutan. "Jadi di situ memang habitatnya, apalagi beruang juga punya wilayah jelajah dan masuk ke pemukiman," pungkasnya.

(ica/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up