Tingkat Stres Tinggi, Begini Rumus Ridwan Kamil Bahagiakan Warga Jabar

07/09/2018, 14:16 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Istimewa/Humas Jabar)
Share this

JawaPos.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sebut tingkat kebahagiaan warga di wilayahnya masih kurang. Hal ini berbeda dengan Kota Bandung yang diklaim sebagai kota terbahagia.

Maka, resminya Ridwan Kamil menjadi Gubernur Jawa Barat akan mengubah tingkat kebahagiaan warga Jabar. Yang mana, Kang Emil sapaan Ridwan Kamil menyebut Jabar berada di peringkat 29 dari 34 Provinsi.

Sebagai mantan Wali Kota Bandung, keberhasilannya dalam merubah tingkat kebahagiaan warganya mencapai 90 persen. Rencana ke depan, rumus tersebut akan diaplikasikan di seluruh daerah di Jabar. "Kita bertekad di akhir masa jabatan saya warga Jabar harus bahagia juga," kata Kang Emil di Bandung, Jumat (7/9).

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil usai serah terima jabatan. (Siti Fatonah/JawaPos.com)

Dalam mewujudkan hal itu, sejumlah inovasi yang berhasil meningkatkan indeks kebahagiaan di Kota Bandung seperti peningkatan ruang publik atau taman-taman, interaksi melalui media sosial, menemui warga tidak mampu hingga program Kekasih Juara akan diterapkan pula di daerah Jabar lainnya. Namun program tersebut akan disesuaikan tergantung kondisi daerahnya.

"Rumus Bandung akan saya pakai, tapi bila nanti hasilnya belum maksimal, ya kita cari cara lain," ujarnya.

Menurut Kang Emil, untuk program Kekasih Juara atau Kendaraan Konseling Silih Asih, inovasi tersebut akan cocok diterapkan di daerah-daerah yang tingkat stresnya cukup tinggi seperti di Kota Depok dan Bekasi. "Salah satunya program Kekasih Juara, kalau Bandung membutuhkan berarti daerah lain pun butuh, terutama daerah urban. Ya, seperti Depok dan Bekasi yang tingkat stresnya lebih tinggi," ungkapnya.

Program-program dalam upaya meningkatkan kebahagiaan tersebut, sudah dianggarkan di APBD Jabar tahun 2019. Sehingga untuk mencapai kebahagiaan tidak hanya melulu membangun ruang-ruang fisik, namun ruang batin pun harus diisi.

(ona/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi