JawaPos Radar

Rupiah Melemah, Penjualan Barang Elektronik Lesu

07/09/2018, 16:41 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Rupiah Melemah, Penjualan Barang Elektronik Lesu
Penjualan barang elektronik di Glodok kian lesu. (Dok. JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap mata uang dolar Amerika Serikat membuat transaksi jual beli di kawasan Glodok, Jakarta Barat lesu. Para pedagang elektronik di kawasan tersebut mengaku kian merugi.

Menurut salah satu pedagang elektronik di kawasan Glodok, Jakarta Barat, Deni, 29, menuturkan sudah mulai merasakan penurunan terhadap pembeli sejak awal bulan.

"Biasanya di toko ini saya bisa menjual handphone 13 sampai 14 unit per hari, kalau laptop 1 unit sehari. Tapi sejak dolar naik penjualan jadi turun paling jual handphone 5 sampai 6 unit sehari" ujar Deni, saat ditemui JawaPos.com, Jumat (7/9).

Hal senada juga diutarakan, Dicky, 43, yang mengatakan fenomena ini membuat daya beli masyarakat juga menurun. "Menurun banyak yah, biasanya handphone baru bisa laku 20 sampai 30 unit, kalau sekarang paling cuma 10 unit saja" kata pria berkacamata itu.

Sementara pedagang lainnya, Riyan, 25, justru merasakan yang berbeda. Dia belum mengalami penurunan penjualan dalam satu pekan belakangan. Penjualan di toko elektroniknya bisa dibilang masih stabil.

"Untuk saat ini belum kelihatan dampaknya, penjualan biasanya tergantung. Ramainya kalau weekend saja bisa jual 5 sampai 10 unit dihari itu, karena kita juga jualnya via onlineshop juga" jelas Riyan.

Dari sejumlah pedagang, mereka berharap pelemahan ekonomu yang sedang dialami Indonesia kian membaik dan kembali menjadi normal. Sehingga penjualan barang-barang elektronik bisa kembali bergairah.

(dik/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up