PGO Klaim, OK OCE Tak Jadi Bahan Kampanye Sandiaga

07/09/2018, 09:10 WIB | Editor: Erna Martiyanti
OK OCE Mart di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. (Issak Ramadhani/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Mendekati hari kampanye Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, seluruh upaya digerakkan oleh pasangan calon untuk mendulang suara. Salah satunya, Calon Wakil Presiden, Sandiaga Uno yang memang terkenal ingin memajukan ekonomi Indonesia.

Sandi dikenal sebagai founder Gerakan OK OCE, sampai-sampai ketika kampanye Pilkada DKI gerakan ini menjadi masif di kalangan masyarakat. Namun ketika maju di Pilpres, akankah Sandi akan terus menggandeng OK OCE? dalam skala nasional?

Ketua Pergerakan OK OCE Faransyah Jaya menyatakan sampai saat ini, OK OCE ini masih menjadi gerakan masyarakat yang tidak ada hubungannya dengan kampanye Sandi.

Infografis OK OCE (Kokoh Praba/JawaPos.com)

"Sekarang ini pure nggak ada hubungannya dengan kampanye jadi pure implementasi saja. Apapun pilihannya calon ini itu terserahlah, kita cuma ingin warga happy bisa mendapatkan pendapatan lebih banyak," tuturnya di Mal Pelayanan Publik, Jakarta Selatan, Kamis (1/9).

Tidak dipungkiri oleh Faran, OK OCE memang sangat lekat dengan Sandiaga Uno. Namun, dirinya menegaskan lepasnya Sandi dari Pemprov DKI tidak menjadi masalah karena masih ada Anies yang ingin melanjutkan.

"Ini program Pemprov, jadi nggak ada yang namanya program peninggalan Pak Sandi. Memang berawal dari Pak Sandi, untuk inisiasi kita akan minta para Walikota untuk bisa datang berkordinasi," jelasnya.

Walaupun sudah tidak ada di lingkup Pemprov, Faran menyampaikan Sandi sempat memberikan arahan padanya untuk membuat OK OCE terus bertahan. Menurutnya, hal ini dapat dilakukan untuk kelangsungan OK OCE ke depan.

"Dia bilang ke saya ini sinergi saja, kebetulan saya keliling-keliling pencapresan saya kenalin KO OCE-nya temen-temen PGO tangkap ya. Kenapa pendaftaran kita bisa secepat itu, tidak dipungkiri karena figur Sandi yang media darling, kecintaan emak-emak," jelas Faran.

"Jadi kalau ditanya Ok Oce yang memanfaatkan atau dimanfaatkan, saya bilang OK OCE yang memanfaatkan karena memang kalau dihitung-hitung berdiri sendiri biayanya itu teriak-teriak," tambahnya.

Dalam rangkaian kampanye Pilpres 2019 yang sebentar lagi akan dilaksanakan, Faran mengaku belum ada ketertarikan untuk condong bergelut bersama dengan calon manapun. Walaupun, memang Sandi menjadi founder dari gerakan tersebut.

"InsyaAllah semua kegiatan OK OCE tidak akan dicampur adukkan dengan semua kegiatan kampanye nasional. Kalau banyak dipersepsikan ya iya karena Sandi founder kita, ini pure pelatihan, pemasaran, dan gerakan," tandasnya.

(rgm/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi