JawaPos Radar

Langkah 100 Hari Ridwan Kamil Jadikan Jabar Juara

07/09/2018, 08:20 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Langkah 100 Hari Ridwan Kamil Jadikan Jabar Juara
Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum beserta istri disambut Mochamad Iriawan dan Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Iwa Karniwa di Gedung Sate. (Siti Fatonah/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Usai menggelar pisah sambut Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, warga kini menunggu langkah kerja pemimpin barunya. Lalu apa yang akan dilakukan oleh pasangan Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum dalam 100 hari pertama memimpin Jabar?

Mantan Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil menyebut dalam program 100 hari kerja, akan menghadirkan atau membuat satu gagasan yang bisa merespon segala keluhan masyarakat Jabar. Jabar Quick Respons adalah program yang akan diterapkan dalam waktu dekat ini.

"Dalam 100 hari saya mau bikin unit kerja Jabar quick respons. Ini untuk merespon soal kemanusiaan di Jabar," kata Kang Emil sapaan Ridwan Kamil di Gedung Sate, Bandung, Kamis (6/9).

Langkah 100 Hari Ridwan Kamil Jadikan Jabar Juara
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Istimewa/Humas Jabar)

Dalam program 100 hari, Kang Emil akan mengkoordinasikan terlebih dahulu dengan semua pihak dan jajaran Provinsi Jabar. "Di mana-mana saya enggak akan cunihin tanpa koordinasi. Maka sederhana besok WA grup dibuat, keliling ke daerah daerah, dinas-dinas. Saya butuh waktu sebagai orang baru untuk menyerap," ungkapnya.

Setelah program 100 hari berjalan, akan langsung melanjutkan program 3 tahun. Diketahui, dalam program tersebut masalah infrastruktur pembangunan Jabar pun akan di bahas. Selanjutnyaakan ada program akhir masa jabatan Kang emil dan Uu Ruzhanul Ulum.

Dari Produk Dalam Negeri Hingga Pemekaran Wilayah

Banyak ide-ide lain muncul yang juga akan dikerjakan. Mulai dari produksi telepon genggam karya warga Jabar, pemindahan pabrik disekitar Sungai Citarum hingga pemekaran wilayah akan menjadi prioritas pasangan ini.

Soal telepon genggam Ridwan Kamil menyinggung terkait produk teknologi buatan masyarakat Jabar. Dia berharap SDM Jabar bisa menciptakan sesuatu yang sangat melekat dengan Jabar, seperti telepon genggam.

"Enggak perlu aneh-aneh cukup handphone buatan Jabar. Pirage (cuma) hp saja masa enggak bisa," kata Kang Emil saat acara sertijab di Gedung Sate Bandung, Kamis (6/9).

Kang emil juga berencana akan memindahkan seluruh pabrik yang ada di sekitaran Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum. Pabrik nantinya akan dipusatkan di daerah industri yang akan dibuatnya di Kabupaten Majalengka. "Wacana kita ingin memindahkan pabrik itu ke industri baru di Majalengka," kata Emil, dilansir RMOL Jabar (Jawa Pos Grup).

Hal itu diupayakan Emil, untuk membuat sungai Citarum kembali bersih. Dan salah satu caranya menata tata ruang secara berkelanjutan. Dia menyebut, sungai Citarum terkenal sebagai sungai kotor. Bahkan, citra negatifnya itu sampai di dunia internasional dan dibahas oleh media asing.

Sementara itu, rencana Emil untuk melakukan pemekaran karena melihat jumlah penduduk tidak sebanding dengan jumlah kabupaten kota yang ada di Jabar. Dia mencatat jumlah penduduknya mencapai 48 juta namun hanya memiliki 27 Kota Kabupaten saja.

"Di Jabar paling sedikit jumlah kota dan kabupaten dibandingan dengan Jawa Tengah dan Jawa Timur," katanya.

Sertijab Pasangan Rindu Berlangsung Meriah

Acara serah terima jabatan (sertijab) Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum berlangsung meriah. Keduanya disambut dengan kesenian lengser dan ribuan masyarakat Jabar di Gedung Sate, Bandung, Kamis (6/9).

Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum beserta istri disambut Mochamad Iriawan dan Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Iwa Karniwa di gerbang Gedung Sate. Pengalungan bunga pun dilakukan dengan iriangan kesenian sunda.

Dari pintu gerbang Gedung Sate, masyarakat dan tamu undangan begitu menyambut dengan riang gembira. Berebut foto dalam menyambut kedatangan pemimpin baru untuk Jabar lima tahun ke depan.

(ona/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up