JawaPos Radar

Kapolda Sumsel Larang Gerakan #2019GantiPresiden

07/09/2018, 16:49 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Kapolda Sumsel Larang Gerakan #2019GantiPresiden
Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara. (Alwi Alim/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Gerakan #2019GantiPresiden yang terus terjadi dibeberapa daerah termasuk di Sumsel dinilai melanggar aturan. Karena itu, Kepolisian Daerah (Polda) Sumsel memastikan gerakan tersebut dilarang untuk dilakukan di Sumsel.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan berdasarkan informasi bahwa gerakan #2019GantiPresiden merupakan kegiatan politik terlebih lagi berbau provokasi. Karena itu, dirinya tentu melarang gerakan tersebut untuk dilakukan.

Pelarangan ini dilakukan karena memang setiap kegiatan politik harus dilakukan di massa kampanye. "Jadi kami harap gerakan ini tidak dilakukan di Sumsel," katanya saat ditemui di Mapolda Sumsel, Jumat (7/9).

Ia mengaku hal ini tertuang dalam peraturan UU tentang massa kampanye dalam pemilu. Jika memang dilakukan maka pihaknya akan melakukan penertiban. 

Karena itu, dirinya berharap kesadaran masing-masing akan aturan yang telah diberlakukan ini.

Menurutnya, sebagai pihak kepolisian pihaknya tentu bersikap netral dan tidak berpihak ke salah sats paslon. "Kami akan bertindak fairplay. Jadi jangan diprovokasi," singkatnya.

Seperti diketahui, Kedatangan Ratna Sarumpaet dan Rocky Gerung mendapatkan penolakan dari Aliansi Sipil Palembang (ASP). Bahkan, ASP pun mengancam untuk melakukan aksi.

Akibat penolakan tersebut, kepolisian pun akhirnya tidak mengeluarkan izin kegiatan diskusi publik yang akan dihadiri oleh kedua tokoh tersebut, Sabtu (1/9) di Kota Palembang.

(lim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up