Polda DIJ Tetapkan Dua Tersangka Kasus Kerusuhan Babarsari

7 Juli 2022, 06:54:23 WIB

JawaPos.com–Kepolisian Daerah Istimewa Jogjakarta menetapkan dua orang berinisial AL alias L dan R, sebagai tersangka kasus kekerasan di Jambusari, Condongcatur, Depok, Kabupaten Sleman. Mereka diduga menyebabkan terjadinya kerusuhan di Babarsari, Kabupaten Sleman, Senin (4/7).

”Kami telah melakukan penyidikan dan menetapkan dua tersangka, pertama saudara AL alias L, tersangka kedua adalah saudara R,” ujar Direskrimum Polda DIJ Kombespol Ade Ary Syam Indradi seperti dilansir dari Antara di Jogjakarta.

Di lokasi kejadian, di Jambusari pada Sabtu (2/7), kata Ade, dua tersangka itu melakukan kekerasan yang mengakibatkan tiga orang luka-luka. ”Satu orang mengalami luka di tangan kanan, kedua mengalami luka di leher akibat senjata tajam, ketiga mengalami luka di paha akibat kena busur panah,” ucap Ade Ary Syam Indradi.

Dalam kasus itu, keduanya disangkakan melakukan kekerasan secara bersama-sama di muka umum terhadap orang dan pelanggaran Undang-Undang (UU) Darurat Nomor 12 Tahun 1951. Meski telah ditetapkan tersangka, polisi masih melakukan pencarian dua orang itu.

”Dua tersangka ini kami lakukan pencarian dan satu di antaranya, yaitu saudara AL telah kami terbitkan surat daftar pencarian orang (DPO),” ujar Ade Ary Syam Indradi.

Penetapan status DPO terhadap AL karena tersangka tidak ditemukan setelah dilakukan upaya penangkapan dan penggeledahan di alamat tinggal keluarga AL alias L. sedangkan terhadap tersangka R, polisi masih akan memastikan alamat tempat tinggalnya.

”Untuk tersangka AL, kami tadi mendatangi rumah keluarganya dan tidak ada,” papar Ade Ary Syam Indradi.

Ade berharap masyarakat yang mengetahui keberadaan AL segera melapor ke kepolisian. Dia meminta tidak ada pihak yang membantu menyembunyikan tersangka.

”Sebagaimana diatur pasal 221 KUHP barang siapa yang membantu menyembunyikan orang yang melakukan tindak pidana atau membantu atau menolong orang dari proses penyidikan, dapat diancam tindak pidana,” ucap Ade Ary Syam Indradi.

Sebelumnya terjadi kerusuhan antarkelompok di kawasan Babarsari pada Senin (4/7). Akibatnya sejumlah ruko dan motor mengalami kerusakan.

Polda DIJ menduga kerusuhan tersebut merupakan buntut dari keributan di sebuah tempat karaoke di Babarsari. Kekerasan di Jambusari itu disebutkan menjadi pemicu kerusuhan antarkelompok.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini: