JawaPos Radar | Iklan Jitu

Aktivitas Kelautan di Kepri Diimbau Waspada

07 Juli 2018, 11:26:59 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Gelombang Laut
Kondisi perairan di wilayah Kepri. (Bobi Bani/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Seluruh wilayah Kepulauan Riau (Kepri) akan diguyur hujan yang dapat disertai angin kencang, Sabtu (7/7). Hal tersebut berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Klas 1 Hang Nadim, Batam.

Jika berlangsung dalam waktu relatif lama, kondisi ini dapat berpengaruh pada perubahan perairan. Sehingga cukup membahayakan untuk aktivitas kelautan. Masyarakat diimbau untuk waspada atas kemungkinan terjadinya kenaikan gelombang laut dan angin kencang.

Untuk transportasi laut dan aktivitas kelautan diminta berhati-hati bila terjadi hujan lebat dan angin kencang. Fenomena tersebut dapat menyebabkan penurunan jarak pandang dan kenaikan tinggi gelombang laut yang cukup signifikan.

"Kami perlu waspada juga terhadap arus laut yang kuat di seluruh wilayah perairan Kepri," pesan Prakirawan Stasiun BMKG Klas I Hang Nadim Batam Nizam Mawardi, Sabtu (7/7).

Nizam menjelaskan, adanya daerah belokan angin (shearline) di wilayah Kepri menyebabkan penumpukan massa udara. Kondisi itu cukup mendukung untuk pertumbuhan awan-awan. Keadaan ini yang menjadi sebab cuaca berawan dan berpotensi terjadi hujan lokal dengan intensitas ringan hingga sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang.

Sementara itu, tinggi gelombang yang berada di angka 1,2 meter masih berada di batas normal dan cenderung kondusif untuk aktivitas kelautan. "Kondisi ini dapat segera berubah karena hujan disertai angin, bisa meningkat drastis," tambah Nizam.

Untuk kondisi udara sendiri, fenomena Aphelion tampaknya tidak berpengaruh pada penurunan suhu di Batam dan wilayah Kepri lainnya. Suhu udara yang berada di kisaran 26-32 derajat celcius merupakan kondisi normal di Batam.

(bbi/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up