alexametrics

Satu Orang Meninggal dan 19 Polisi Polda Papua Positif Covid-19

7 Juni 2020, 06:59:51 WIB

JawaPos.com–Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw mengakui ada anggota Polri meninggal akibat Covid-19. Dari laporan yang diterima, almarhum meninggal selain terjangkit Covid-19 juga karena terkena malaria.

”Sebelum meninggal dan dinyatakan positif Covid-19, almarhum sempat dirawat karena malaria,” kata Waterpauw seperti dilansir dari Antara di Jayapura.

Kapolda Papua mengakui, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan rapid test kepada anggota dan hasilnya ada yang reaktif sehingga harus dilakukan pemeriksaan PCR. Pemeriksaan tes cepat akan terus dilakukan mengingat anggota saat ini terus bertugas di tengah pandemi Covid-19 sehingga rentan terkena virus tersebut.

”Untuk memutus mata rantai virus tersebut diharapkan seluruh anggota Polri dan ASN di lingkungan Polda Papua selalu menerapkan protokol kesehatan,” ujar Waterpauw.

Kabid Dokkes Polda Papua Kombespol Agustinus menambahkan, saat ini tercatat 1.484 personel yang dites cepat. Hasilnya 89 orang dinyatakan reaktif. ”Dari 89 orang ini kemudian dilanjutkan pemeriksaan PCR. Ternyata 19 orang positif. Sebanyak 15 orang dirawat dan diisolasi,” kata Agustinus.

Pemeriksaan tes cepat kepada personel Polri di jajaran Polda Papua akan terus dilakukan guna memutus mata rantai persebaran. Bila hasil tes lanjutan positif akan diisolasi dan dirawat di rumah sakit atau tempat yang sudah disediakan untuk pasien positif Covid-19.

Sementara itu, Jubir Satgas Penanganan COVID-19 Papua Silwanus Sumule membenarkan ada satu anggota Polri di Jayapura meninggal akibat positif Covid-19. ”Pasien laki-laki berusia 50 tahun. Kami sudah meneliti riwayat penyakitnya dan memastikan bila yang bersangkutan meninggal bukan karena penyakit penyerta,” kata Sumule.

Anggota Polri yang meninggal akibat Covid-19 itu dimakamkan pada Jumat (5/6) dengan protokol penanganan Covid-19. Jumlah pasien positif Covid-19 di Papua hingga Jumat (5/6) tercatat 929 orang. Sebanyak 629 orang masih dirawat, sembuh 286 orang, dan meninggal 14 orang.

Saksikan video menarik berikut ini:

 

 

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara



Close Ads