alexametrics

KPU Banjarmasin Tunda Penetapan Pemenang Pilkada 2020

Hasil Pilkada Kembali Digugat ke MK
7 Mei 2021, 21:25:25 WIB

JawaPos.com–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, terpaksa menunda penetapan pasangan calon nomor urut 2 Ibnu Sina dan Arifin Noor (Ibnu-Arifin) sebagai pemenang Pilkada Kota Banjarmasin 2020. KPU Kota Banjarmasin sebenarnya sudah menjadwalkan Jumat (7/5) sore ini rapat pleno penetapan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin terpilih hasil Pilkada 2020, yakni, pasangan Ibnu-Arifin.

Namun tiba-tiba pada detik-detik akan dilangsungkannya acara tersebut di Hotel G’sgn Banjarmasin, Anggota KPU Kota Banjarmasin Syafruddin Akbar mengumumkan rapat pleno tersebut ditunda. ”Penetapan Paslon Pilkada Banjarmasin 2020 ditunda sampai ada pemberitahuan selanjutnya, terima kasih,” ujar Syafrudidin Akbar, Jumat (7/5) sore.

Syafruddin Akbar mengungkapkan, penundaan itu berkaitan gugatan pasangan calon nomor urut 4, Ananda dan Mushaffa Zakir (AnandaMu) ke Mahkamah Konsitusi (MK). ”Gugatan AnandaMu pada detik-detik terakhir hari ini (7/5) ternyata di register MK. Jadi terpaksa kami tunda,” ucap Syafrudidin Akbar.

Dia menjelaskan, sesuai tahap, tiga hari pasca penetapan rekapitulasi suara pada 2 Mei, KPU sebenarnya sudah bisa menetapkan paslon terpilih. Namun dalam perjalanannya, laporan gugatan AnandaMu ternyata diregister MK.

”Dengan ini kita tunggu putusan MK selanjutnya. Seandainya laporan itu tidak teregister, kita sudah bisa menetapkannya hari ini (7/5),” terang Syafrudidin Akbar.

Pilkada Kota Banjarmasin 2020, dua kali digugat Paslon AnandaMu ke MK. Pertama hasil pemungutan suara pada 9 Desember 2020 yang diputuskan MK untuk pemungutan suara ulang (PSU) di tiga kelurahan di Banjarmasin Selatan, yakni, Mantuil, Murung Raya, dan Basirih Selatan. Setelah dilaksanakan PSU pada 28 April 2021, perolehan suara total tetap dimenangkan Paslon Ibnu-Arifin pada rapat pleno 2 Mei 2021, hasil itu memetik ketidakpuasan kembali Paslon AnandaMu yang kembali memasukkan gugatan ke MK pada 4 Mei 2021.

Menanggapi adanya kembali gugatan Paslon AnandaMu ke MK, calon Wali Kota Ibnu Sina mengaku menghormati segala keputusan dari KPU. Dia pun menerima alasan dari KPU Kota Banjarmasin yang menunda, karena gugatan yang dilayangkan telah teregister.

”Sabar saja. Kita ikuti terus prosesnya. Kalau ingin ditetapkan kita siap, kalau mau ditunda kita hormati,” ucap Ibnu Sina.

Dari perhitungan total perolehan suara Pilkada Kota Banjarmasin 2020, paslon nomor urut 2, Ibnu-Arifin meraih 89.378 suara, paslon nomor urut 4, Ananda-Mushaffa Zakir (AnandaMu) meraih 81.262 suara. Sedangkan urutan ketiga ditempati paslon nomor urut 1 Haris Makkie dan Ilham Nor dengan total 34.865 suara, kemudian urutan keempat paslon nomor urut 3 Khairul Saleh dan Habib Muhammad Ali Alhabsy dengan perolehan 29.926 suara.

Kuasa hukum AnandaMu Muhammad Rizky menganggap masih ada dugaan kecurangan saat proses pelaksanaan PSU, sehingga pihaknya kembali mengajukan gugatan ke MK. ”Intinya klien kami melihat adanya dugaan kecurangan yang berlanjut dan untuk mendapatkan keadilan dengan kembali membawa perkara tersebut ke Mahkamah Konstitusi,” kata Rizky.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini: