JawaPos Radar

Polemik Brimob di Gerindra

Saling Bertahan, Kapolrestabes Semarang Sebut Sudah Sesuai SOP

07/05/2018, 20:49 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Brimob Bersenjata Lengkap
BERSENJATA LENGKAP: Kantor DPC Partai Gerindra Kota Semarang dikawal ketat sejumlah personel Brimob Polda Jateng, Sabtu (5/5). (Tunggul Kumoro/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abioso Seno Aji angkat bicara terkait patroli satuan Brimob ke kantor DPC Gerindra Kota Semarang dan DPD Gerindra Jateng pada Jumat (4/5) dan Sabtu (5/5) lalu. Menurutnya, operasi tersebut telah sesuai SOP, tersebut penggunaan senapan laras panjang oleh jajaran itu.

Abi menyebut, operasi yang dilakukan satuan Brimob tersebut merupakan rangkaian Operasi Mantap Praja menjelang Pilkada. Terkait senjata, ia menegaskan, bahwa tak hanya Brimob, anggota dari kesatuan lain pun saat berpatroli juga membawa senjata.

"Soal Brimob bersenjata yang dipertanyakan, itu Brimob harus bersenjata. SOP Brimob memang seperti itu, tidak ditanya isi senjatanya sekalian? Tidak usah anggota Brimob, Tim Elang saat patroli juga bawa senjata," jelas Abi di Mapolrestabes Semarang, Senin (7/5).

Maksud dari dibawanya senapan laras panjang tersebut, lanjut Abi, tak lain yakni untuk tujuan keamanan semata. "Supaya aman, paling datang menanyakan situasi, tidak akan lama," sambungnya.

Terkait kegiatan patroli ke kantor parpol, tambahnya, dilakukan secara menyeluruh dan tidak terkhusus pada parpol tertentu. Masih ada instansi-instansi lain terutama yang berhubungan dengan pemilihan, juga tak luput dari operasi ini, seperti kantor KPU atau Bawaslu. 

"Jelang pilkada agar masyarakat merasa aman. Ya sekarang tanyakan saja kepada ketua-ketua partai di Semarang. Kalau para mereka tidak menghendaki patroli ya tidak kita patroli," tandas Abi.

Sementara itu, Kabag Ops Polrestabes Semarang, AKBP Iga Nugraha menambahkan, ada sebanyak 478 personil gabungan yang dilibatkan selama masa Operasi Mantap Praja Candi.

"Mereka dibagi menjadi lima satgas, termasuk di dalamnya satuan Brimob Polda Jateng," jelasnya. Brimob, sifatnya memberikan back up kepada Polrestabes Semarang. Permintaan bantuan dilayangkan  ke Polda Jateng dengan tembusan satuan yang dituju.

Mengenai kelima Satgas tadi, sebagaimana disebutkan Iga terdiri dari Satgas Deteksi Dini dipimpin Wakasat Intel, Satgas Preemtif dipimpin Kasat Binmas, Satgas Preventif dipimpin Kasat Lantas, Satgas Bantuan dipimpin Kasat Sabhara, dan Satgas Gakumdu dipimpin Kasat Reskrim. Mereka saling berkoordinasi dalam beroperasi, termasuk saat ada permintaan bantuan.

Setiap harinya, kelima satgas itu melakukan kegiatan sesuai porsi masing-masing yang kemudian dilaporkan ke posko. "Setiap patroli tergantung kasatgas, personil semua diarahkan ke titik-titik mana, kan ada anggota Polsek, Sabhara, Brimob, komplek, Sarpras," jelasnya. 

(gul/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up