alexametrics

Buntut Ledakan Sumur Minyak, Daramil di Aceh Timur Langsung Diganti

Dianggap Lalai dan Membiarkan
7 Mei 2018, 14:21:07 WIB

JawaPos.com – Ledakan sumur minyak di Aceh Timur belum lama ini berbuntut panjang. Pasalnya Komandan Rayon Militer (Danramil) 12/ Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur langsung diganti akibat peristiwa tersebut.

Hal itu ditegaskan oleh Pangdam Iskandar Muda (IM), Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin di sela-sela acara silaturahmi dengan insan pers di Banda Aceh, Senin (7/4). “Sudah saya perintahkan Danrem hari ini untuk mengganti Danramilnya,” kata Abdul.

Pangdam IM meyakini Danramil setempat sudah mengetahui aktivitas sumur-sumur ilegal tersebut selama ini namun dinilai abai, sehingga akhirnya merenggut korban jiwa. Koramil 21/ Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur sebelumnya dijabat Lettu Inf. Miswanto.  

“Karena saya yakin Danramilnya mengetahui perbuatan sumur-sumur ilegal itu,” ujar dia.

Meskipun demikian, Pangdam IM tidak menyebutkan siapa yang pengganti Danramil 12/ Ranto Peureulak yang baru. Bahkan tidak menjelaskan secara gamblang alasang penggantian jabatan itu.

Sejau ini pihak atau instansi yang berwenang sedang melakukan penyelidikan dan investgasi terkait kasus ledakan sumur minyak ilegal tersebut. Bahkan Polres Aceh Timur sudah menetapakan lima orang tersangka dan sejumlah barang bukti insiden ledakan.

“Sumur-sumur ilegal ini, sudah saya sampaikan kepada Gubernur Aceh dan Kapolda Aceh untuk sementara dihentikan sementara selama investigasi,” imbuhnya.

Kendati ditutup sementara Pemerintah Aceh dan elemen berwenang diminta untuk mencari solusi terbaik atas keberedaan sumur itu. Pasalnya, selama ini kekayaan sumber daya alam itu menjadi tumpuan dan ladang mata pencarian warga setampat. Apalagi pekan lalu mereka sempat berdemo untuk menolak penutuapan sumur-sumur minyak secara permanen.

“Tapi kita juga harus mencari solusi, karena masyarakat di sana sumber mata pencahariannya dari sumur minyak itu. Itu perlu diatur dengan baik dan kita tidak ingin ada korban lain,” harapnya.

Sebelumnya, peristiwa ledakan sumur minyak tejadi pada Rabu (24/4) sekitar pukul 02.00 WIB. Ketika itu, warga tengah ramai mengambil minyak mentah dari salah satu sumur.

Akibat kejadian ini sedikitnya lima rumah warga terbakar. Sementara korban mencapai puluhan orang yang terdiri meninggal dunia dan luka berat atau parah. Kini mereka dirawat di beberapa rumah sakit di Aceh.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : (mal/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Buntut Ledakan Sumur Minyak, Daramil di Aceh Timur Langsung Diganti