JawaPos Radar

Amankan Freeport, 100 Personel Brimob Polda Aceh Dikirim ke Papua

07/05/2018, 20:29 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
BKO Polda Papua
Kapolda Aceh Irjen Rio S. Djambak mengecek kesiapan personel Brimob yang dikirim ke Papua di halaman Mapolda Aceh, Banda Aceh, Senin (7/5). (dok. Polda Aceh for JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Sebanyak 100 personel Satuan Korps Brimob (Satbrimob) Polda Aceh diberangkatkan untuk tugas Bawah Kendali Operasi (BKO) di Polda Papua. Selama di sana, mereka melaksanakan pengamanan di PT Freeport Indonesia.

Para personel ini dilepas Kapolda Aceh Irjen Rio S. Djambak dalam sebuah acara pelepasan di halaman Mapolda Aceh, Banda Aceh, Senin (7/5).

Rio mengatakan, Polda Aceh sudah beberapa kali mendapat kesempatan dan mengirimkan sejumlah personelnya untuk melaksanakan pengamanan atau tugas operasi. Ini sebagai bukti bahwa Polda Aceh bagian integral dari Kepolisian Republik Indonesia dan dipercayakan melaksanakan tugas di wilayah hukum Polda lain.

BKO Polda Papua
Sebanyak 100 personel Satuan Korps Brimob (Satbrimob) Polda Aceh diberangkatkan untuk tugas Bawah Kendali Operasi (BKO) di Polda Papua. Selama di sana, mereka melaksanakan pengamanan di PT Freeport In (dok. Polda Aceh for JawaPos.com)

"Personel Satbrimob Polda Aceh melaksanakan tugas pengamanan menggantikan personel Satbrimob Polda Sulawesi Tenggara yang telah selesai melaksanakan tugas sebagai BKO Polda Papua. Khususnya pengamanan di areal PT Freeport Indonesia di Kabupaten Mimika yang merupakan salah satu obyek vital nasional," katanya.

Satbrimob sebagai salah satu satuan khusus di kepolisian memiliki peran utama dalam membantu satuan kewilayahan. Guna menanggulangi gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (kamtibmas) dengan intensitas tinggi. Para personel dituntut untuk mampu dan senantiasa siap dalam menjaga dan memelihara keamanan yang telah diamanatkan dalam undang-undang Kepolisian Negara Kesatuan Republik Indobesia.

"Tentunya dengan memiliki tingkat kesiapan operasional yang tinggi dalam situasi apapun, di manapun dan kapan pun dalam melaksanakan tugas yang diembannya," ujarnya.

Menurut Kapolda, intensitas kerawanan di wilayah Kabupaten Mimika khususnya di area kontrak kerja PT Feeport Indonesia secara umum relatif kondusif. Namun demikian, para personel yang BKO harus selalu waspada dan tetap siaga terhadap situasi yang mungkin terjadi. 

"Di sana saudara akan bertugas dalam Satgas pengamanan areal PT Freeport Indonesia, dengan mengedepankan kegiatan penjagaan, pengawalan, patroli dan penegakan hukum," jelasnya. 

Ia menambahkan, tujuan pengamanan yang dilaksanakan dilakukan untuk mencegah dan menanggulangi kejahatan bersenjata yang dapat mengancam stabilitas keamanan di wilayah hukum Polda Papua. Selain itu juga menghambat aktivitas PT Freeport Indonesia.

"Kemudian melaksanakan proses penegakan hukum terhadap kejahatan kelompok kriminal bersenjata. Sehingga tetciptanya rasa aman dan tertib dalam masyarakat khususnya di area PT Freeport Indonesia," pungkasnya.

(mal/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up