alexametrics

Beda Pendapat Demokrat Kediri Soal Ketua Demokrat Jatim

7 April 2022, 23:31:49 WIB

JawaPos.com–Terpilihnya Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak menjadi Ketua DPD Partai Demokrat Jatim menimbulkan respons beragam.

Sebab, Emil yang ditunjuk oleh Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dipertanyakan banyak pihak. Mengingat, Bayu Airlangga meraih dukungan 25 DPC dan Emil Dardak meraih 13 DPC.

Salah satu pihak yang memberikan respons adalah Sekretaris DPC Demokrat Kabupaten Kediri M. Zaini. Dia melihat penetapan Emil itu merupakan keputusan tertinggi yang harus dihormati serta tidak patut dipersoalkan.

”Kami tegak lurus mendukung keputusan Ketua Umum AHY. Ketika posisinya saat ini ketum sudah memutuskan Mas Emil sebagai ketua terpilih, keputusan ketum menjadi keputusan tunggal yang harus kami hormati dan kami tunduk, kami anggap sebagai sebuah keputusan tertinggi, jadi tidak ada alasan keputusan ketum untuk kita pertanyakan kembali,” kata Zaini, Kamis (7/4).

Dia menegaskan, Emil Dardak ditunjuk sebagai ketua DPD Demokrat Jatim menjadi keputusan yang tepat. Zaini yakin Partai Demokrat lebih maju dan unggul.

Menurut dia, Emil Dardak memiliki bangunan jejaring akar rumput yang kokoh. Hal ini penting dalam rangka mengakomodir simpati dan dukungan kepada Partai Demokrat.

”Keputusan Ketum AHY merupakan keputusan terbaik untuk kebesaran, kemajuan, dan kejayaan Partai Demokrat khususnya di Jawa Timur,” ujar Zaini.

Zaini meminta seluruh jajaran pengurus di setiap lapisan, mulai tingkat ranting dan PAC tetap kompak, solid, dan tegak lurus mendukung keputusan AHY. Selama berkeliling ke berbagai Pengurus Anak Cabang (PAC) di tiap kecamatan, rata-rata kader mengikuti permintaan AHY.

”Saya juga sudah keliling ke PAC terkait masalah penetapan Mas Emil oleh ketum, setelah saya temui, rata-rata mengikuti segala keputusan yang diputuskan ketum AHY, itu fixed,” ucap Zaini.

Hal berbeda disampaikan Ketua DPC Demokrat Kabupaten Kediri Yakup. Dia mempertanyakan keputusan Badan Pembna Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) yang memutuskan untuk memilih Emil sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Jatim. Sebab, Emil sempat menjadi kader partai lain sebelum memutuskan bergabung ke Partai Demokrat.

Hal itu jelas berbeda dengan Bayu Airlangga, calon lain yang didukung beberapa DPC untuk menjadi ketua DPD. Menurut Yakup, Bayu yang juga menantu mantan Gubernur Jatim Soekarwo itu sangat loyal dengan Demokrat.

”BPOKK melihat Emil mampu karena loyal. Memangnya Mas Bayu nggak loyal? Coba lihat, apakah Mas Emil kader asli Demokrat? Pernah di beberapa partai, saya kira kalau alasan DPP loyalitas tidak masuk akal. Mas Bayu jelas membesarkan Demokrat lebih lama,” tutur Yakup pada Rabu (6/4).

Yakup juga menyinggung jumlah dukungan saat Musda Demokrat Jatim. Dalam Musda yang digelar 20 Januari, Bayu Airlangga meraih dukungan 25 DPC, unggul jauh atas Emil Dardak yang meraih 13 dukungan DPC. Tidak hanya itu, Yakup juga mempertanyakan, kapan Emil Dardak mendaftar sebagai Bacalon Ketua Demokrat Jatim.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Rafika Rachma Maulidini

Saksikan video menarik berikut ini: