alexametrics

Pemprov Jatim Siapkan Rapid Test untuk Kedatangan Pekerja Migran

7 April 2020, 07:17:32 WIB

JawaPos.com–Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan rapid test guna mendeteksi Covid-19 pada kedatangan 156 pekerja migran Indonesia dari Malaysia. Menurut jadwal, mereka tiba di Bandara Internasional Juanda pada Selasa (7/4).

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menjelaskan, tandar operasional prosedur pemeriksaannya meliputi pemeriksaan suhu tubuh dan dilanjutkan dengan rapid test. Pemprov Jatim juga telah menyiapkan pos kedatangan bagi para pekerja migran di Bandara Juanda dengan kapasitas 150 tempat tidur. Seandainya dalam rapid test tersebut menunjukkan ada yang positif, pekerja migran yang bersangkutan akan dilanjutkan dengan proses pemeriksaan swab-PCR.

”Selain itu, kalau hasil rapid test-nya negatif, namun memiliki gejala klinis, seperti batuk dan demam, maka segera kami lakukan perawatan lebih lanjut,” ucap Khofifah seperti dilnasir dari Antara.

Selanjutnya, kata dia, Pemprov Jatim telah menyiapkan armada untuk mengantar para pekerja migran tersebut menuju ke daerah asalnya masing-masing. Setiap kepala desa telah menyediakan ruang isolasi atau observasi bagi pekerja migran yang baru tiba tersebut. ”Di ruang isolasi itu para pekerja migran masih harus menjalani observasi Covid-19 selama 14 hari,” kata Khofifah.

Khofifah juga menyampaikan jumlah pasien positif Covid-19 di Jatim yang dinyatakan sembuh bertambah dua orang. Sehingga totalnya menjadi 40 orang atau 21,1 persen sembuh. Sebanyak dua pasien sembuh sesuai data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Jawa Timur, asal Kota Surabaya.

Secara rinci, jumlah pasien sembuh atau terkonversi negatif 40 orang, adalah 23 orang berasal dari Kota Surabaya, delapan orang asal Magetan, empat orang asal Kabupaten Malang, tiga orang asal Kota Malang, serta masing-masing satu orang asal Kabupaten Blitar dan Kota Blitar. Khofifah mengapresiasi semua pihak yang membantu dan berusaha merawat pasien dengan baik, terutama tim medis di sejumlah rumah sakit.

Untuk kasus meninggal dunia karena Covid-19 di Jatim sampai Minggu (5/4) tetap dibandingkan sehari sebelumnya, yakni 14 orang atau 7,4 persen. Jumlah pasien terkonfirmasi positif di Jatim pada Senin (6/4), pukul 17.00 WIB menjadi 189 orang atau bertambah dua orang dibandingkan dengan sehari sebelumnya yang 187 orang.

Secara rinci, data pasien positif Covid-19, di Surabaya terdapat 84 orang, Sidoarjo (18), Lamongan (13), Magetan (9), Situbondo (8), Kota Malang (8), Kabupaten Malang (7), Nganjuk (5), Gresik (5), Kabupaten Kediri (7), Lumajang (3), Jember (2), Kota Batu (1), Kota Blitar (1), Kabupaten Blitar (1), Kota Kediri (1), Tulungagung (1), Banyuwangi (1), Pamekasan (2), Jombang (2), dan Kabupaten Madiun (1).

Warga berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) mencapai 985 orang atau bertambah dari data sehari sebelumnya 926 orang, sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) tercatat 10.929 orang atau meningkat dari sehari sebelumnya yang 10.636 orang.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=k1Co1K41gcg
 

 

 

 

Editor : Latu Ratri Mubyarsah



Close Ads