alexametrics

Sering Gangguan KRL, Pengamat Nilai Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Sangat Kurang

7 April 2019, 01:25:27 WIB

JawaPos.com – Musim penghujan pada bulan ini memiliki intensitas petir yang tinggi, hal ini mengakibatkan seringnya gangguan pada lintas Kereta Rel Listrik (KRL) Jabodetabek. Hal ini diakui oleh PT KCI selaku operator dari KRL.

Pengamat Transportasi Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Aditya Dwilaksana pun sepaham dengan PT KCI. Dirinya melihat gangguan yang terjadi tidaklah berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Gangguan akan naik manakala sudah masuk dalam musim hujan. Peralatan sarana prasarana KRL seperti persinyalan, pemindah jalur, untuk listrik aliran atas itu memang infrastruktur yang rentan untuk curah hujan dan intensitas petirnya tinggi,” jelasnya kepada JawaPos.com, Sabtu (6/4).

Ilustrasi KRL. (Ismail Pohan/ IndoPos/ Jawa Pos Group).

Menurutnya, adapun secara geografis rute KRL perjalanan Manggarai- Bogor memiliki tren gangguan yang sering karena petir dan hujan lebih aktif dibanding daerah lain. Berbeda dengan daerah yang Serpong yang lebih rentan punya gangguan listrik aliran atas.

“Sebetulnya kalau daerah Depok Bogor itu memang karena intensitas petir dan curah hujannya relatif lebih tinggi. Jadi kalau ke arah Tangerang sama Bekasi itu sebenarnya gangguan ada tapi cukup relatif kecil,” tuturnya.

Aditya melihat kondisi cuaca sangat berpengaruh kepada persinyalan daripada kereta. Hal ini seringkali dianggap sepele, namun nyatanya KRL yang diimpor dari Jepang terbiasa untuk adaptif dengan negara 4 musim bukanlah negara tropis.

“Persinyalan yang sekarang kita adopsi itu belum sepenuhnya sesuai dengan keadaan negara tropis, sehingga memang sistem prasarana persinyalan terutama itu masih sangat rentan untuk digunakan di negara tropis,” ungkap Aditya.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Reyn Gloria


Close Ads