alexametrics

Anies Rombak Ribuan Pejabat, Politikus PDIP Bandingkan Saat Era Ahok

7 Maret 2019, 11:28:37 WIB

JawaPos.com – Perombakan massal 1.125 pejabat di lingkungan Pemprov DKI Jakarta yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan nampaknya masih menuai pro kontra. Sehingga dibahas mendalam oleh Komisi A DPRD DKI Jakarta.

Dari penuturan beberapa pejabat maupun ASN, Anies terkesan tidak mempersiapkan perombakan dan serba dadakan. Sebab, usai pelantikan para lurah dan camat banyak yang tidak mengetahui posisi wilayah yang akan dipimpin.

Wakil Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Wiliam Yani menilai, bahwa keputusan yang dilakukan oleh Anies semena-mena. Bahkan, ia melihat hal ini menjadi ganjil dan tidak professional.

“Mereka saja bertanya loh, saat pelantikan mereka jadi apa. Baru kali ini loh, dilantik mau jadi apa nggak tahu,” terang Wiliam saat dikonfirmasi Kamis (7/3).

William dan seluruh Komisi A DPRD DKI Jakarta mengaku menampung berbagai keluhan dari pihak-pihak yang diperlakukan tidak adil oleh Anies. Tetapi ia tidak akan menyampaikan kepada publik identitas pihak yang dirugikan tersebut.

“Ini ada beberapa ASN yang bicara dengan saya, tapi kan mereka nggak berani terus terang, terbuka, minta dijaga namanya,” tegasnya.

William pun membandingkan perombakan massal yang juga pernah dilakukan mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok atas 1.300 pegawai. Tetapi diakuinya hal ini dilakukan Ahok secara terbuka dan tidak dadakan seperi Anies.

“Pak Ahok ada 1.300 yang dirotasi, tapi dengan lelang, tesnya ada, nilainya ada. Kalau menurut kami (Komisi A) yang ini kan subjektifitas pimpinan saja,” tandasnya.

Editor : Erna Martiyanti

Reporter : Reyn Gloria

Copy Editor :

Anies Rombak Ribuan Pejabat, Politikus PDIP Bandingkan Saat Era Ahok