alexametrics

Wagub Sumut Penuhi Panggilan Polda Sebagai Saksi Terkait Kasus Adiknya

7 Februari 2019, 11:59:30 WIB

JawaPos.com – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Musa Rajekshah alias Ijeck, mendatangi Polda Sumut, Kamis (7/2). Kedatangan Ijeck ke Mapolda Sumut untuk menghadiri pemeriksaan oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut, terkait dengan kasus yang mendera adik kandungnya, Musa Idishah alias Dodi. 

Ijeck tiba di Mapolda Sumut sekitar pukul 10.00 WIB didampingi benerapa staffnya dengan menggunakan mobil Toyota Prado hitam. Kedatangan wakil Edy Rahmyadi itu, disambut puluhan awak media yang sudah menunggu kehadirannya.

Begitu hendak masuk ke ruang Ditreskrimsus Polda Sumut, awak media sempat menanyainya. Namun, Ijeck yang datang dengan mengenakan pakaian batik hanya tersenyum tanpa menjawab pertanyaan yang ditujukan kepadanya.

Pihak Polda Sumut menjelaskan, jika kedatangan Ijeck sebagai saksi kasus alih fungsi lahan hutan lindung menjadi perkebunan sawit, oleh PT Anugerah Langkat Makmur (ALAM). Kasus itu juga yang menjerat Dodi menjadi tersangka. 

“Beliau kita  undang  sebagai saksi untuk didengar keterangannya. Karena beliau pernah menjabat sebagai direksi PT ALAM,” kata Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat (Kasubbidpenmas) Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan, Kamis (7/2).

Kata Nainggolan, Ijeck baru hadir pada panggilan kedua. Pihak Polda Sumut lanjut Nainggolan, masih mendalami kasus itu. Ia menuturkan, kemungkinan akan ada lagi yang dipanggil selain Ijeck. 

“Masih tergantung pengembangan hasil penyidikan. Tidak tertutup siapa saja,” tandasnya. 

Sebelumnya, Polda Sumut menjemput paksa Dodi pada Selasa (27/1). Itu dilakukan setelah Dodi mangkir dari panggilan Polisi.  Penggeledahan pun dilakukan di dua tempat.

Dari hasil penggeledahan di rumah Dodi dan Kantor PT ALAM, polisi membawa berkas sebagai barang bukti. Yang mengejutkan, dari rumah Dodi, polisi juga menyita dua pucuk senjata api dan ribuan peluru berbagai kaliber. Polisi tengah menyelidiki soal kepemilikan senjata tersebut. 

Untuk diketahui, luasan hutan yang berubah fungsi menjadi perkebunan sawit PT ALAM mencapai 500-an hektar. Hutan yang berubah fungsi itu, tersebar di beberapa kecamatan. 

Editor : Budi Warsito

Reporter : prayugo utomo



Close Ads
Wagub Sumut Penuhi Panggilan Polda Sebagai Saksi Terkait Kasus Adiknya