alexametrics

Marak Pembakaran, Pengamanan di Jateng Diperketat Sampai Pemilu

7 Februari 2019, 23:00:42 WIB

JawaPos.com – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo enggan mengaitkan kasus pembakaran kendaraan yang meneror Kota Semarang dan sekitarnya dengan tahun politik. Menurutnya, masih terlalu dini untuk berspekulasi dan memutuskan.

“Mungkin kalau dilihat waktunya masa itu (pemilu), tapi saya tidak mau terlalu dini. Nanti jika terungkap satu saja, maka akan terungkap semuanya. Maka jalan satu-satunya untuk mengungkap ini pelakunya harus ditangkap,” kata Ganjar saat dijumpai di Wisma Puri Gedeh, Kota Semarang, Kamis (7/2) malam.

Sementara menyerahkan proses pengungkapan kepada kepolisian, Ganjar menekankan pentingnya tindakan preventif di sini. Apalagi saat ini diketahui kasus pembakaran kendaraan sudah meluas sampai ke Kabupaten Grobogan.

Marak Pembakaran, Pengamanan di Jateng Diperketat Sampai Pemilu
ILUSTRASI: Teror Pembakaran Kendaraan di Jateng. (Kokoh Praba/JawaPos.com)

Politisi PDIP itu pribadi telah memerintahkan seluruh Bupati/Wali Kota se-Jateng untuk tetap waspada. Tidak hanya di daerah yang sudah terjadi teror, namun semua wilayah.

“Saya telah perintahkan semua Bupati/Wali Kota untuk mengamankan daerah masing-masing, hidupkan lagi Poskamling, pasang CCTV dan portal-portal untuk menghalangi pelaku melakukan terornya,” katanya lagi.

Meski telah menyatakan bahwa tak mau berspekulasi soal kaitan kasus ini dengan tahun politik, Ganjar meminta agar pengamanan tak surut sampai masa pemilu berakhir. “Waktunya sudah kita hitung, jangan kendor sampai dengan nanti proses demokrasi ini selesai. Ini cara kita mencegah agar tidak ke mana-mana,” tegasnya.

“Saya juga mengimbau masyarakat tetap tenang. Kapolda, Pangdam dan instansi terkait sudah berjalan dengan cara, instrumen dan kewenangannya masing-masing,” imbuhnya lagi.

Kendati demikian, Ganjar tetap meminta masyarakat semakin menumbuhkan kesadarannya dalam mengamankan daerah masing-masing. Jajaran aparat penegak hukum, menurutnya, tidak akan berhasil jika tidak didukung oleh masyarakat.

“Polisi/TNI kalau masyarakat tidak mendukung, maka tidak bisa. Membangun kesadaran kembali dari masyarakat untuk mengamankan lingkungannya masing-masing itu yang terpenting,” pungkasnya.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : Tunggul Kumoro

Copy Editor :

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Marak Pembakaran, Pengamanan di Jateng Diperketat Sampai Pemilu