JawaPos Radar

Canggih! Tabanan Punya Layanan Publik Digital Pertama di Indonesia

07/02/2018, 22:49 WIB | Editor: Imam Solehudin
Bupati Tabanan
Bupati Tabanan Bali, Ni Putu Eka Wiryastuti saat melakukan simulasi pembuatan SKCK melalui anjungan mesin Taman Serasi di Kantor Kecamatan Kerambitan, Rabu (7/2). (Ist/Jawapos.com)
Share this image

JawaPos.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan secara resmi meluncurkan Taman Serasi. Taman Serasi merupakan pelayanan publik terintegrasi digital pertama di Indonesia.

Program ini diresmikan langsung oleh Bupati Tabanan Bali, Ni Putu Eka Wiryastuti di Kantor Kecamatan Kerambitan pada Rabu (7/2).

Dalam sambutannya Bupati Eka menyampaikan kebanggaannya terhadap program Taman Serasi.

“Program ini berawal dari kompetisi inovasi antar kecamatan (INTAN). Kecamatan Kerambitan berhasil menjuari kompetisi tersebut dengan program Taman Serasi ini. Saya sangat bangga, karena program ini adalah yang pertama dan murni dari hasil pemikirian masyarakat Tabanan sendiri”, ungkap Bupati Eka lewat siaran pers yang diterima JawaPos.com, Rabu (7/2).

Taman Serasi adalah layanan satu pintu yang bisa memberikan fasilitas kepada masyarakat untuk mempermudah mendapatkan administrasi kependudukan.

Layanan yang tersedia berupa perizinan dan non-perizinan. Layanan perizinan yaitu surat keterangan usaha dan surat izin usaha mikro.

Sementara layanan non-perizinan yakni surat keterangan catatan kepolisian (SKCK), surat keterangan tidak mampu (SKTM), surat keterangan kematian, surat pindah antar kecamatan, perekaman, perubahan, dan pencetakan KTP serta perubahan data dan cetak KK.

Bupati perempuan pertama di Bali tersebut juga mengungkapkan bahwa Taman Serasi merupakan adaptasi sitem kerja di Bank.

“Jadi Taman Serasi itu bukan taman untuk rekreasi, Taman Serasi itu adalah sebuah mesin anjungan mandiri," ungkap dia.

Dijelaskan Eka, prinsip kerja Taman Serasi layaknya ATM Bank. Warga melakukan transaksi secara mandiri dengan mesin.

"Kebutuhan yang kita perlukan langsung dimasukan layaknya transaksi di ATM. Sistem akan memproses permintaan, setelah selesai kita cukup tekan tombol print maka dokumen tersebut akan segera tercetak," bebernya.

"Jika tidak mau antre, maka masyarakat juga bisa mengaksesnya melalui aplikasi. Program ini menjadi pelopor pelayanan publik satu pintu pertama yang terintegrasi secara digital melalui aplikasi di ponsel pintar," lanjut dia.

Bupati Eka yakin bahwa program ini bisa mempersingkat biroksasi pelayanan dan mencegah terjadinya pungutan liar.

“Saya optimis program Taman Serasi ini bisa semakin berkembang, karena dengan sistem digital dapat mempercepat birokrasi dan mencegah pungutan liar. Hal seperti ini jelas sangat membantu masyarakat dalam mengakses pelayanan publik”, papar Bupati Eka.

Bupati Eka berharap bahwa program ini bisa segera diduplikasi oleh kecamatan lainnya di Tabanan.

(mam/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up