alexametrics

Layanan BPJS Kesehatan Dihentikan, Ini Penjelasan Pihak Rumah Sakit

7 Januari 2019, 16:38:38 WIB

JawaPos.com – Belum adanya akreditasi sempat membuat tiga rumah sakit di Soloraya tidak lagi melayani pasien dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Pihak rumah sakit sendiri berdalih bahwa sudah mengajukan akreditasi beberapa waktu sebelum masa akreditasi habis.

Akan tetapi, pengajuan akreditasi ternyata harus melalui antrean panjang, sehingga sampai batas waktu akhir perpanjangan sejumlah rumah sakit tidak mampu mengantongi sertifikat akreditasi dari Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS). 

Demikian sebagaimana disampaikan oleh Direktur Rumah Sakit Amal Sehat Wonogiri, Rizky Mukti Sejati kepada JawaPos.com usai melakukan penandatanganan perpanjangan kerja sama dengan BPJS, Senin (7/1).

BPJS Kesehatan
AKREDITASI: Direktur Rumah Sakit Amal Sehat Wonogiri, Rizky Mukti Sejati usai menandatangani perpanjangan kerja sama dengan BPJS, Senin (7/1). (Ari Purnomo/JawaPos.com)

Lebih lanjut Rizky mengungkapkan, untuk sertifikat akreditasi RS Amal Sehat sendiri sudah habis pada tanggal 9 Desember 2018 lalu. “Tetapi sebelum habis itu kami sudah mengajukan perpanjangan akreditasi, bahkan kami langsung datang ke KARS,” terangnya.

Tetapi, lanjut Rizky karena prosesnya cukup panjang dan harus melalui banyak antrean akhirnya sampai batas akhir perpanjangan, RS Amal Sehat belum mendapatkan sertifikat akreditasi dari KARS.

“Sebenarnya bukan kami yang terlambat mengurus akreditasi, karena sebelum itu kami sudah mengajukannya, tetapi proses penjadwalan tidak semudah itu. Ternyata kami mendapatkan jadwal pada Januari. Jadi kami sebenarnya sudah mengajukan akreditasi,” paparnya. 

Dengan kejadian ini, Rizky menambahkan, ke depan pihaknya akan melakukan antisipasi. Minimal enam bulan sebelum masa akreditasi habis, akan mengajukan perpanjangan.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : Ari Purnomo

Layanan BPJS Kesehatan Dihentikan, Ini Penjelasan Pihak Rumah Sakit