Tim SAR Gabungan Masih Cari Delapan Korban Tertimbun di Cianjur

6 Desember 2022, 05:44:38 WIB

JawaPos.com–Tim SAR gabungan yang terdiri atas TNI, Polri, Basarnas, BNPB, BPBD, PMI, dan instansi terkait, terus mencari delapan orang korban tertimbun longsor akibat gempa Cianjur. Namun, pencarian belum membuahkan hasil karena faktor cuaca.

Kepala Sub Satgas 1 SAR AKP Heri Zanuar mengatakan, pencarian korban masih dilakukan di area Sate Sinta-Cijedil dan Jalan Mangunkerta. Memasuki hari kedua setelah pencarian kembali diperpanjang pada Senin (5/12), tidak membuahkan hasil meski jumlah alat berat yang diturunkan juga ditambah.

”Pencarian korban menggunakan cara pengerukan tanah pada area yang diduga adanya korban probability of detection (POD) dengan menggunakan alat berat serta penyemprotan tanah dengan air untuk mengurai tanah yang menutupi bangunan, belum membuahkan hasil,” kata Zanuar seperti dilansir dari Antara.

Tim mengalami hambatan karena hujan kembali turun dengan intensitas cukup tinggi ditambah beberapa kali gempa susulan. Hal itu dapat mengancam keselamatan tim karena bangunan yang tertimbun tanah longsor dengan kedalaman lebih dari 5 meter, serta area pencarian dengan kemiringan tanah 70 derajat.

Sehingga pencarian hari ke-15 terpaksa dihentikan dan akan dimaksimalkan pada hari terakhir (Selasa (6/12)). Titik pencarian fokus di Sate Sinta-Cijedil dan Jalan Mangunkerta, Kecamatan Cugenang, di mana diperkirakan masih ada delapan jenazah yang belum ditemukan.

”Fokus pencarian tetap di lokasi yang sama dengan harapan kedelapan orang yang dilaporkan tertimbun dapat ditemukan seluruhnya. Seluruh alat berat yang ada akan dimaksimalkan sejak pagi hingga batas akhir pencarian,” ujar Zanuar.

Sampai hari ke-15, (Senin, 5/12), setelah gempa magnitudo 5,6 yang mengguncang Cianjur, tercatat 114.751 jiwa mengungsi di 264 titik posko pengungsian, 56 ribu rumah rusak, dan 334 orang meninggal dunia serta 8 orang dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads