JawaPos Radar | Iklan Jitu

Keberadaan Bocah Ajun Masih Misterius, Polisi Terjunkan Anjing Pelacak

06 November 2018, 14:29:01 WIB | Editor: Fadhil Al Birra
bocah ajun hilang, anak hilang pontianak, anjing pelacak
Seekor anjing pelacak dari unit satwa atau K9 Polda Kalbar berupaya mencari jejak menghilangnya Ajun di Blok F No 3 Komplek Villa Ria Indah, Jalan Dara Nandong Kelurahan Tanjung Hulu, Kecamatan Pontianak Timur, Senin (5/11). (Andi Ridwansyah/Rakyat Kalbar/JPG)
Share this

JawaPos.com - Kabar menghilangnya Ajun, anak laki-laki 1,3 tahun menjadi atensi kepolisian. Mengingat desas-desus penculikan mencuat di kasus tersebut.

Pantauan Rakyat Kalbar (Jawa Pos Group), kepolisian gabungan menerjunkan dua ekor anjing pelacak untuk mencari jejak Ajun di kediaman pasangan suami istri Aationo dan Meliyana di Blok F No 3 Komplek Villa Ria Indah, Jalan Dara Nandong Kelurahan Tanjung Hulu Kecamatan Pontianak Timur, Senin (5/11) pukul 12.00 WIB.

Tim terdiri dari Unit Reskrim Polsek Pontianak Timur, Satreskrim Polresta Pontianak dan Ditreskrimum Polda Kalbar datang ke lokasi sekitar pukul 11.00 WIB. Walau melibatkan dua anjing pelacak dari unit satwa atau K9 Polda Kalbar, pencarian belum membuahkan hasil.

Sebelumnya, pencarian Ajun dengan bantuan anjing pelacak dimulai dari rumah orang tuanya. Anjing terlatih itu mengendus beberapa ruangan. Setelah itu, keluar lewat pintu samping rumah. Kemudian masuk kembali ke rumah tetangga yang tepat bersebelahan dengan kediaman Astiono.

Anjing pelacak yang dipandu seorang anggota polisi tersebut keluar dan menuju ke sebuah toko yang berada di perempatan jalan kompleks. Tak jauh dari rumah orang tua Ajun. Anjing tersebut terus berjalan mengendus menyusuri jalan kompleks hingga pinggiran parit. Proses pencarian jejak terakhir Ajun menggunakan dua anjing pelacak itu berlangsung lebih dari satu jam.

Kegiatan penyelidikan dengan bantuan dari unit satwa K9 Polda Kalbar dipimpin Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kompol Muhammad Husni dan Kapolsek Pontianak Timur Kompol Suhar. "Baik dari Polsek Pontianak Timur, Satuan Reskrim dan Ditreskrimum Polda Kalbar, kita sudah melakukan penyelidikan gabungan dari kemarin. Hari ini juga kita minta bantuan dari K nine (K-9) Polda kalbar untuk membantu proses pencarian," ujar Husni ditemui di TKP.

Husni membantah informasi yang beredar di media sosial (Medsos) berkaitan dengan mobil hitam bernomor polisi KB 1762 SQ. Setelah pihaknya mengecek semua CCTV, kendaraan tersebut milik anggota kepolisian bernama Zunizan atau Carlie. Saat kejadian anggota tersebut baru selesai melaksanakan tugas dan akan kembali ke rumahnya. “Ia tinggal di Villa Ria, juga tetangga anak yang hilang," jelasnya.

Terkait informasi di medsos yang mengatakan melihat Ajun di Mempawah, kepolisian sudah mendalaminya. Pemilik akun Facebook yang memposting itu telah diminta klarifikasi langsung. Bersama pemilik akun FB tersebut, polisi mengecek lokasi yang dimaksud. “Kebetulan lokasinya di depan sebuah minimarket yang ada di daerah tersebut. Berdasarkan rekaman CCTV itu tidak ada," jelasnya.

Husni berharap warga kroscek terlebih dahulu informsi yang didapat. Jangan langsung di-share. “Karena menyebarkan informasi tidak benar itu melanggar UU ITE," tegasnya.

Menurutnya, hasil penyelidikan sementara kasus Ajun belum ditemukan indikasi mengarah kepenculikan. Pihaknya melakukan pemeriksaan tambahan melibatkan unit PPA Reskrim Polresta Pontianak untuk mengumpulkan keterangan saksi yang merupakan anak-anak. "Sehingga kami melibatkan unit PPA untuk melakukan introgasi," pungkas Husni.

Kapolsek Pontianak Timur Kompol Suhar menegaskan, sampai saat ini belum ditemukan adanya tanda-tanda penculikan atas hilangnya Ajun. Karena itu, ia mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak mudah menjustifikasi kejadian itu dengan mengaitkan isu penculikan.
"Kita masih belum punya bukti. Atau belum menemukan adanya indikasi penculikan. Saat ini, masih mengatagorikan anak hilang," tuturnya.

Suhar juga mengklarifikasi soal mobil Honda Jazz yang dikaitkan dengan kejadian anak hilang tersebut yang sempat viral di Medsos.

"Pemberitaan di medsos, Mobil Jazz warna hitam yang terekam CCTV itu adalah mobil anggota yang sedang kebetulan lewat. Tidak ada kaitannya hilangnya anak tersebut," jelasnya.

Ia berharap, dengan segala upaya yang dilakukan kepolisian, secepatnya Ajun bisa segera ditemukan. Sehingga dapat kembali ke pangkuan kedua orang tuanya. "Kita juga sudah datangkan tim PPA Polresta untuk mengambil keterangan anak kecil yang bermain dengan korban," katanya.

Menurutnya, kepolisian masih bekerja. Pihaknya belum bisa menyampaikan kesimpulan. Namun yang jelas, Ajun belum ditemukan. “Mudah-mudahan segera bisa ditemukan," tutup Kapolsek.

Tokoh masyarakat Komplek Villa Ria Indah, Didi mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dalam menyebarluaskan informasi terkait hilangnya salah seorang warga mereka.

"Memang betul telah terjadi anak hilang atas nama Ajun beralamat di Vila Ria Indah. Kejadian itu Minggu sekitar jam 07.30 WIB," ujarnya.

Kendati demikian, kata dia, tidak bisa juga dikatakan sebagai kasus penculikan. Karena sampai saat ini belum terbukti dan informasi penculikan tidak jelas sumbernya. Walau begitu, kewaspadaan masyarakat perlu dilakukan.

"Kita mengajak, mengimbau masyarkat untuk mempercayakan persoalan ini kepada aparat kepolisian menanganinya," lugas Didi.

Diberitakan sebelumnya, saat kejadian di rumahnya ada nenek, paman, bibi dan kakak Ajun yang berusia 5 tahun bernama Cencen. Sedangkan suaminya kala sedang bekerja.

Sebelum kejadian, seperti biasa Meliyana membawa Ajun bermain di warung depan rumahnya. Karena usai bangun tidur pagi, Ajun selalu ia bawa main di depan rumahnya. “Habis main dia makan dan minum susu milo satu kotak," jelas Meliyana, ibunya Ajun.

Setelah habis makan, Ajun kembali bermain. Tak berselang lama, anak bungsunya itu buang air besar (BAB). Sehingga Ajun dibawa pulang ke rumah untuk dibersihkan.

"Udah selesai dibersihkan saya taruh Ajun di ruang tamu. Di ruang tamu ini ada kakaknya (Cencen, red). Saya bilang ke kakaknya jaga adeknya," kisahnya.

Perempuan 28 tahun itu lantas mencuci piring di dapur. Sambil mencuci, ibu rumah tanggan ini mengaku tak lupa mengawasi anaknya dari jauh. "Sambil mencuci piring saya masih memantau," akunya.

Pekerjaan mencuci piring beres. Meliyana menuju ruang tamu bermaksud menemui anak-anaknya. Namun yang dilihatnya hanya Cencen. Sedangkan Ajun tak tampak. "Saya tanya kakaknya, adek ke mana," ucapnya.

Ditanya begitu, Cencen langsung menuju luar rumah. Meliyana yang mengikuti Cencen keluar tak melihat Ajun. Ia pun mencari-cari Ajun. "Kita cari kalau dia main ke toko sebelah. Tapi udah saya cari ke sana juga enggak ada, saat itu memang kondisi kompleks masih sepi," ungkapnya.

Meliyana lantas mencari dengan mengelilingi kompleks. Namun buah hatinya tersebut tak juga ditemukan. Belum puas mencari, ia lantas pergi Ke Polsek Pontianak Timur untuk melaporkan kejadian tersebut. "Saya cari keliling tak ketemu, habis tu ke kantor polisi, setelah saya lapor polisi datang ke sini,” katanya.

Saat hilang Ajun memakai baju putih lengan panjang list oren dan celana panjang. Meliyana sangat berharap anaknya bisa cepat ditemukan. Dia juga meminta masyarakat membantu mencari informasi keberadaan anaknya.

(fab/jpg/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up