
DEMO: Puluhan ribu warga Boyolali turun ke jalan mendesak agar Prabowo Subianto meminta maaf terkait pidatonya baru-baru ini yang tengah viral di medsos, Minggu (4/11).
JawaPos.com - Bupati Boyolali Seno Samodro dipolisikan oleh pendukung Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto. Seno dinilai telah menyebarkan kebencian saat aksi Tampang Boyolali yang diadakan Minggu ( 4/11) lalu.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Boyolali, S. Paryanto yang juga sebagai koordinator aksi Tampang Boyolali mengaku belum akan mengambil sikap apapun. "Itu penyampaian pihak yang tidak berkenan, kami ikuti, tunggu responnya seperti apa, dari pihak terlapor," ucapnya kepada JawaPos.com, Selasa (6/11).
Paryanto menambahkan, sebenarnya aksi Tampang Boyolali tidak bermuatan politis sama sekali. Dirinya secara spontan mengadakan aksi tersebut karena tersulut oleh pidato Prabowo Subianto beberapa waktu lalu.
Dirinya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Boyolali agar tidak terpancing atas isu negatif yang bisa mengganggu kondusifitas di Boyolali. "Kegiatan aksi itu murni tanpa ada kepentingan politik, meskipun tahun ini disebut sebagai tahun politik, Apalagi diarahkan untuk menyerang salah satu kubu, tidak ada di benak kami," ucapnya.
Paryanto juga menampik adanya mobilisasi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam aksi tersebut. Mengingat, aksi yang dilakukan merupakan keinginan dari warga Boyolali yang merasa direndahkan oleh omongan dari Prabowo. Sehingga, tidak menutup kemungkinan ada juga ASN yang terlibat dalam aksi tersebut.
"Bupati itu kan jabatan melekat, saat Pak Seno ikut aksi itu dia juga peserta aksi. Sama halnya dengan saya, jabatan sebagai wakil rakyat juga melekat," tandasnya

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
