JawaPos Radar

Tingkatkan Mutu Sekolah Swasta, Mendikbud: Jangan Hanya Andalkan BOS

06/09/2018, 21:49 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia (Mendikbud) Muhadjir Effendy
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia (Mendikbud) Muhadjir Effendy (Tika Hapsari/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia (Mendikbud) Muhadjir Effendy menjelaskan, dewasa ini sekolah swasta tidak bisa lagi hanya mengandalkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Pasalnya, pada dasarnya tujuan berdirinya sekolah swasta berangkat dari semangat membangun negeri.

Dia menambahkan, seiring perkembangan zaman, tantangan yang dihadapi sekolah negeri dan swasta semakin beragam mulai tingkat SD hingga SMA. Hal ini menuntut pihak seolah, baik negeri maupun swasta untuk terus meningkatkan kualitas. 

Khusus bagi sekolah swasta, kemandirian dalam pengelolaan sekolah menjadi hal yang utama. "Ini pentingnya kemampuan entrepreuner bagi sekolah swasta," jelas Muhadjir saat Kuliah Umum Pendidikan Karakter dalam Rangka Menyiapkan Profesional Pendidik di Era Refolusi Industri 4.0 yang diselenggarakan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) di Aula GKB 4 Universitas Muhammadiyah Malang, Kamis (6/9).

Lebih lanjut Muhadjir menyampaikan, dengan semangat membangun dan memberikan yang terbaik, sekolah swasta dapat melakukan berbagai inovasi. Misalnya dalam hal pendanaan yakni dengan mendapatkan dana dari orang tua wali.

Jika kualitas seolah baik, maka para orang tua wali dipastikan tidak akan keberatan memberikan dana kepada pihak sekolah.

Selain itu, memanfaatkan jaringan dengan alumni juga menjadi jalan lain untuk membuat posisi sekolah semakin bermutu. Ia pun mencontohkan, cara UMM berhasil membangun berbagai amal usaha dan merekatkan hubungan dengan alumni untuk memberikan fasilitas terbaik tanpa membebankan seluruh biaya kepada mahasiswa.

Muhadjir menyarankan, alumni yang sudah sukses untuk dipanggil kembali kepada almamater, agar mengabdi dan memberikan banyak manfaat. "Ini UMM juga alumninya sudah banyak yang sukses dan kasih beasiswa buat adik-adik mahasiswanya. Jadi sekolah bapak ibu pun bisa," katanya. 

Pria yang juga pernah menjabat sebagai Rektor UMM ini menambahkan, tantangan yang muncul tak hanya menghadang sekolah swasta. Bagi sekolah negeri sendiri, jika tak pandai menjaga kualitas pendidikannya lama-kelamaan juga bisa ditinggalkan oleh masyarakat.

"Karena nanti kalau masyarakat tidak puas dengan pelayan publik dia akan pilih swasta. Tapi kalau swasta hanya mengandalkan dana BOS ya nggak bisa berkembang," tandas dia.

(tik/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up