JawaPos Radar

Tiga Sektor Ini Jadi Unggulan BP Batam Untuk Lakukan Pembangunan

06/09/2018, 23:45 WIB | Editor: Budi Warsito
Tiga Sektor Ini Jadi Unggulan BP Batam Untuk Lakukan Pembangunan
Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo ketika memberikan penjelasan tetkait fokus pengembangan Batam (Istimewa)
Share this

JawaPos.com - Badan Pengusahaan (BP) Batam mempunyai tiga hal penting dalam upaya membangun Batam. Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo mengatakan, tiga hal itu menjadi fokus bagi BP Batam.

Ia menjelaskan, yang pertama adalah pembangunan konektivitas bandara dan pelabuhan di Batam. Ini menjadi fokus BP Batam untuk memudahkan gerak logistik.

Kedekatan antara Bandara Internasional Hang Nadim dengan Pelabuhan Intetnasional Telaga Punggur menjadi kelebihan sendiri buat Batam yang akan dijadikan sebagai pusat perdagangan dan logistik.

“Kita punya potensi bandara dengan landasan terpanjang dan dekat sekali dengan pelabuhan laut. Jadi sangat memudahkan hubungan antara bandara dan laut,” kata Lukita dalam pernyataannya yang diterima, Kamis (6/9).

Kedua, pembangunan di sektor pariwisata. Menurut Lukita, potensi Batam sangat besar untuk menciptakan berbagai destinasi wisata. Batam adalah pintu gerbang ketiga wisata setelah Bali dan Jakarta. Lukita mengatakan, pihaknya ingin meningkatkan bukan hanya dari segi peningkatan wisatawan mancanegara saja. Tapi juga ingin turis domestik nantinya juga punya opsi untuk datang ke Batam.

Sejauh ini, BP Batam telah melaksanakan event pariwisata sebagai program jangka pendek, untuk membangun iklim wisata di Batam dan Kepulauan Riau (Kepri). Selanjutnya, BP Batam juga akan menghadirkan destinasi wisata baru dan mengembangkan destinasi yang telah ada.
"Potensi itu akan kita dorong lagi,” tuturnya.

Terakhir adalah, pengembangan Maintenance, Repair dan Overhaul (MRO) di Bandara Internasional Hang Nadim, Batam. Saat ini maskapai Lion Air, Batam Aero Technic (BAT) telah mengembangkan MRO seluas 12 dari rencana 24 hektar lahan.

Belum lama ini, maskapai Garuda Indonesia juga telah menjajaki kemungkinan kerja sama pembangunan MRO ini. “Batam memiliki potensi bandara yang besar. Dimana di disana terdapat fasilitas perawatan armada pesawat terbesar yang mungkin salah satu terbesar di Asia,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Luar Negeri, AM Fachir mengharapkan, BP Batam dapat menemukan mitra yang dapat bekerjasama secara maksimal untuk megembangkan Batam. 
Fachir menjelaskan, identifikasi negara mana dan perusahaan apa itu jauh lebih penting dari sekedar presentasi.

"Dengan kegiatan ini harapannya, BP Batam harus mencari dan berhasil mengidentifikasi para pelaku yang berpotensi untuk bisa memanfaatkan potensi dari paket yang sudah ditawarkan BP Batam, bagaimana menjadikan itu lengkap," kata Fachir.

(bbi/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up