Rupiah Lemah, Transaksi Penukaran Uang di Batam Biasa Saja

06/09/2018, 17:45 WIB | Editor: Budi Warsito
Suasana Money Change Bandar Baru, Batam. Nilai tukar rupiah yang tidak berpengaruh signifikan pada dolar Singapura dan Ringgit Malaysia, membuat suasana Money Change di Batam masih stabil. (Boni Bani/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Nilai tukar mata uang Rupiah yang terus melemah nampaknya tidak berdampak pada masyarakat Kepulauan Riau (Kepri), khusunya Batam untuk membeli mata uang Rupiah. Pantauan yang dilakukan di beberapa tempat penukaran uang yang ada di beberapa kawasan di Batam, tidak menunjukan adanya peningkatan intensitas penukaran mata uang asing ke Rupiah.

Seperti yang terlihat di Penukaran Uang Bandar Baru di Mega Mall, Batam Centre, Batam, Kamis (6/9). Suasana di kawasan stasiun penukaran uang ini terlihat biasa-biasa saja. Hanya sesekali terlihat orang menukarkan uang.

Petugas Penukaran Uang Bandar Baru, Leni, 25, menyampaikan, suasana atau tingkat keramaian di tempat ia berjaga tidak memgalami peningkatan berarti. Angka penukaran yang hanya berkisar sekitar 100 transaksi penukaran. Hal itu menurutnya masih terbilang normal. Walaupun terjadi sedikit peningkatan.

Leni melanjutkan, transaksi penukaran uang Dolar Singapura dan Ringgit Malaysia, yang mendominasi penukaran di Batam membuat pelemahan Rupiah tidak berpengaruh sigfikan. Karena, kedua mata uang tersebut tidak berpengaruh signifikan terhadap Rupiah.

"Masih normal, naik sedikit dari minggu sebelumnya. Di sini mata uang Singapura sama Malaysia yang banyak, tapi nilai tukarnya masih biasa," kata Leni ketika ditemui disela ia melayani penukar.

Lebih jauh, Leni menjelaskan bahwa, pada hari biasa seperti hari ini, para penukar adalah warga lokal yang ada di Batam. Sementara warga asing, khususnya dari Singapura dan Malaysia biasanya memadati stand penukaran uang pada akhir pekan.

"Sabtu atau Minggu baru ramai mereka (Singapura dan Malaysia)," kata Leni lagi.

(bbi/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi