JawaPos Radar

PDIP Siapkan Kadernya Sebagai Pengganti Ketua DPRD Malang yang Ditahan

06/09/2018, 19:15 WIB | Editor: Budi Warsito
PDIP Siapkan Kadernya Sebagai Pengganti Ketua DPRD Malang yang Ditahan
Ilustrasi PDI Perjuangan (Dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Partai PDI Perjuangan (PDIP) sudah menyiapkan satu nama yang akan ditunjuk sebagai Ketua DPRD Kota Malang. Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris DPD PDIP Jawa Timur, Sri Untari. mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan siapa yang akan dipilih sebagai Ketua DPRD Kota Malang.

"Salah satu diantara sembilan (nama yang di PAW)," ujar Sri Untari, Kamis (6/9).

Pengajuan sembilan nama PAW tersebut, menyusul ditetapkannya sembilan kader PDIP Kota Malang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pembahasan APBD-P Kota Malang Tahun Anggaran 2015. "Kami telah melakukan pemecatan kepada para anggota dewan dari fraksi PDIP yang terjerat korupsi. Dan langsung kami lakukan PAW," kata dia. 

Kesembilan orang yang akan di PAW yakni, Retno Astuti; Bambang Heri Susanto; Luluk Zuhria; Edi Hermanto; Rusman Hadi; Yusana; Sutikno dan Sugiono. "Salah satunya akan menjadi ketua dewan," imbuhnya. 

Sementara itu, sembilan nama yang dipecat yakni, M Arief Wicaksono; Abdul Hakim; Tri Yudiani; Suprapto; Diana Yanti; Hadi Susanto; Teguh Mulyono; Arief Hermanto dan Erni Farida.

Untari mengungkapkan, dalam pemilihan ketua dewan ini, pihaknya benar-benar selektif. Hal itu dilakukan, mengingat sudah ada dua ketua dewan yang menjabat sebelumnya yang terjerat korupsi. 

Dijelaskan Sri Untari, ada beberapa kriteria untuk pemilihan calon ketua dewan tersebut. Pertama, kekaderannya tidak diragukan. Kedua, bermasyarakat dengan baik, misalnya pernah menjadi tokoh masyarakat. Ketiga, punya jiwa mengayomi ke sesama, tidak hanya kepada anggota fraksi tetapi juga anggota yang lain. "Empat, orang pintar dan berkepribadian baik," sambungnya.

Untuk menghidari kejadian serupa, pihaknya pun memberikan saran kepada siapapun nanti yang akan menjabat sebagai ketua agar tidak melakukan korupsi. Diharapkan melakukan pekerjaannya sesuai dengan jalurnya, tetap advokasi rakyat, serta mampu menggunakan hak budgeting, pengawasan dan legal drafting dengan sebaik baiknya. 

Bahkan, lanjut Untari, pihaknya juga akan menempatkan badan kehormatan partai di DPRD untuk mengawasi kinerja ketua dewan nantinya. "Akan kami kawal ketat. Baru kali ini kami lakukan," pungkasnya.

(fis/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up