JawaPos Radar

Mau Menikah dengan Ahok? Ini Syarat yang Harus Dipenuhi Bripda PND

06/09/2018, 16:35 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Mau Menikah dengan Ahok? Ini Syarat yang Harus Dipenuhi Bripda PND
Bripda PND dikabarkan akan dinikahi Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (Istimewa)
Share this

JawaPos.com - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tampaknya membolehkan anggotanya untuk menikah dengan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dengan statusnya sebagai mantan narapidana. Itupun kalau rencana pernikahan Bripda PND tersebut benar adanya.

"Napi itu bukan selamanya, napi kalau dia sudah dihukum ya sudah, jangan dihukum seumur hidup," ujar Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto di kantornya, Jakarta, Kamis (6/9).

Kendati demikian dia menjelaskan, ada prosedur yang perlu dilalui polisi wanita (Polwan) apabila ingin menikah. Semula, dia harus meminta izin kepada atasannya langsung.

Semisal, jika yang bersangkutan tengah bertugas di unit pelayanan markas (Yanma), dia harus meminta izin kepada Kepala Yanma Kombes Pol Yudi Amsyah.

"Kalau dia mau nikah ada namanya sidang nikah. Nanti disidang sama atasnnya (jadi dia minta izin kepada atasan langsung)," tutur Setyo.

Ada pula ketentuan bila atasan tidak memberi izin bawahannya untuk menikah. Itu jika yang bersangkutan mau menikah dengan suami orang atau yang usianya terlampau jauh.

"Dulu pernah ada junior saya dia baru lulus mau kawin sama perempuan yang umurnya 40 lebih. Itu kan bedanya jauh banget, ya kita nggak izinkan karena dia mau nikah sama orang yang (beda umur) ya kita kan ada anunya (aturannya)," singgung Setyo.

Jika yang bersangkutan memaksa menikah, tentu ada konsekuensi yang harus dihadapi. "Ya ada sanksinya di Polri," pungkas Setyo.

Sebelumnya, Ahok dikabarkan akan menikah usai menjalani hukumannya di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Calonnya diduga berasal dari institusi kepolisian yang sempat bertugas mengawal mantan istrinya, Veronica Tan.

Kabar tersebut datang dari sebuah media asing, Asia Times. "Prioritas pertama Purnama setelah keluar dari balik jeruji adalah sesuatu yang jauh lebih pribadi. Itu adalah pernikahannya yang tertunda dengan polisi wanita yang bertugas sebagai pengawal mantan istrinya, Veronica," tulis berita tersebut, Rabu (5/9).

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi pun mengonfirmasi ihwal rencana pernikahan Ahok. Dia menyebut, perempuan yang mampu mengambil hati mantan Gubernur DKI Jakarta itu merupakan anggota kepolisian yang sebelumnya berdinas di Polda Metro Jaya.

"Kenal sudah lama sama Ahok. Setelah cerai kenalnya. Ngobrolnya kita di Mako Brimob. Tugas di Polda perempuan ini, bintangnya sama kayak saya, Taurus, umurnya 21 tahun," ujarnya di Gedung DPRD, Jakarta Pusat.

Pras menuturkan pihak keluarga bahkan telah sepakat atas hubungan keduanya. Dengan tipe yang bukan melankolis, Pras menyebut sahabatnya tersebut memang tidak ada niatan berpacaran.

"Ahok kan bukannya tipe yang melankolis kayak pacaran, dia bercerita. Niat pacaran nggak ada, tiba-tiba dengan perceraian dia, dan perempuan ini melayani Ahok juga inisialnya P," terangnya.

Kabar beredar bahwa wanita berinisial P yakni bernama Puput, seorang perwira Polri berpangkat Brigadir Dua (Bripda). Dia adalah mantan ajudan janda Ahok, Veronica Tan.

Jika merujuk pada petunjuk tersebut, Puput yang dimaksud merujuk kepada Bripda Puput Nastiti Devi. Seperti data di Korps Bhayangkara, dia saat ini tengah bertugas di Bagian Umum Urusan Personel Subbag Renmin, Pelayanan Markas (Yanma) Polri.

(dna/ce1/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up