JawaPos Radar

KPU Malang Minta Proses PAW Tidak Asal-asalan

06/09/2018, 19:03 WIB | Editor: Dida Tenola
KPU Malang Minta Proses PAW Tidak Asal-asalan
Ketua KPU Kota Malang Zaenudin (Fiska Tanjung/ JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang mengimbau agar percepatan proses pergantian antar waktu (PAW) yang sedang dikebut oleh DPRD Kota Malang tetap mematuhi Peraturan KPU (PKPU).

Ketua KPU Kota Malang Zaenudin mengatakan, proses PAW yang dipercepat harus sesuai dengan aturan. "Ini kan memang langkah tercepat untuk mengatasi masalah darurat di DPRD Kota Malang. Namun, tidak boleh asal - asalan, semuanya harus memenuhi PKPU," ujarnya saat ditemui di Kantor DPRD Kota Malang, Kamis (6/9).

Dia menyampaikan, mekanisme yang dilakukan oleh partai politik (parpol) harus sesuai Undang-undang. Salah satunya yakni PAW harus sesuai dengan nomor urut yang berada dibawah peraih suara terbanyak. "Kecuali ada kendala, seperti calon nomor suara terbanyak tersebut meninggal, bisa diganti dengan yang lainnya dan tetap urut. Itupun juga harus ada dokumennya. Kalau belum ada, kami pending sementara," paparnya.

Zaenudin mengungkapkan, hal itu bukan bermaksud untuk memperlambat proses PAW. Melainkan agar proses yang dilakukan tetap sesuai aturan.

Dia pun memastikan jika proses PAW bisa cepat dilakukan, bahkan hanya dalam waktu satu jam saja. "Kami tidak memperlambat. Tapi calon pengganti harus sesuai aturan. Kami dalam bagian tim satgas akan mencermati nama - nama yang telah diajukan. Asal pemberkasan sudah lengkap dan memenuhi syarat, jangankan lima hari satu jam saja bisa," tegasnya.

 Sebagai informasi, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Malang memang sedang mengebut proses PAW bagi 41 anggota DPRD yang terjerat korupsi. Bahkan, pemerintah pusat sampai membentuk satgas PAW agar semakin mempercepat proses ini. Tim satgas akan bekerja ekstra sampai pelantikan PAW, Senin mendatang (10/9).

 

(fis/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up