JawaPos Radar

Akui Butuh Suara NU, Prabowo: Dari Dulu Saya Sahabat Gus Dur

06/09/2018, 14:11 WIB | Editor: Dida Tenola
Akui Butuh Suara NU, Prabowo: Dari Dulu Saya Sahabat Gus Dur
Prabowo Subianto saat berada di komplek Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jombang (M. Mukit/ JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com- Lawatan calon Presiden, Prabowo Subianto ke Jawa Timur memang untuk ziarah ke makam para pendiri Nahdlatul Ulama (NU). Namun, bukan berarti kunjungan itu tanpa kepentingan khusus.

Prabowo mengaku sangat membutuhkan dukungan suara masyarakat Jawa Timur, khususnya dari warga NU. Bagi Prabowo dukungan warga NU cukup penting dalam proses pencapresannya kali ini. Apalagi, Jawa Timur merupakan basis terbesar warga Nahdliyin di Indonesia.

"Ya jelaslah (penting), warga Nahdliyin kan juga bagian dari republik Indonesia. Semuanya penting, NU sangat penting," kata Prabowo di komplek Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jombang, Kamis, (6/9).

Ketua Umum Partai Gerindra itu juga mengaku cukup dekat dengan NU terutama dengan keluarga besar KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Apalagi, lebih dari 50 persen kader partainya itu merupakan warga NU.

"Saya dari dulu dekat dengan NU, dengan Gus Dur, dengan Gus Sholah (KH. Solahuddin Wahid, Red), ini semua bisa saya katakan sahabat-sahabat saya, rekan-rekan seperjuangan saya," imbuhnya.

Tidak hanya dari warga NU, dukungan masyarakat lain juga tidak kalah penting bagi Prabowo yang berpasangan dengan Sandiaga Salahuddin Uno itu. Dalam Pilpres 2019 mendatang, keduanya akan terus mencari dukungan dari berbagai lapisan masyarakat.

"Kami memang selalu harus cari dukungan rakyat. Itu namanya demokrasi. Demokrasi artinya rakyat yang berdaulat, tentunya harus selalu minta dukungan rakyat. Saya kira kan begitu," pungkas.

(mkd/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up