Malam Ini, Jateng Kirim Bantuan untuk Gempa Lombok

06/08/2018, 15:55 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Warga Lombok dalam kepanikan usai diguncang gempa 7 SR, Minggu (5/8) malam. (Ivan Mardiansah/Lombok Pos/Jawa Pos Group)
Share this image

JawaPos.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyatakan siap membantu menalangi korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Bantuan rencananya dikirim Senin (6/8) malam ini.

Pernyataan itu disampaikan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo usai mengisi kuliah umum di Kampus Politeknik Negeri Semarang, Senin (6/8). Pria berambut putih itu awalnya menyampaikan ucapan belasungkawa atas insiden yang menyebabkan puluhan warga meninggal dunia itu.

"Saya sampaikan belasungkawa, Innalillahi. BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) kita sudah standby dan siapkan (bantuan). Kalau Jateng membantu, kita sudah siapkan," ujar Ganjar.

Ia pun berharap tak ada lagi korban berjatuhan akibat bencana yang terjadi Minggu (5/8) malam ini. Pasalnya, menurut informasi yang dirinya terima dari BMKG, diketahui gempa sudah relatif berhenti. "InsyaAllah mereka cukup membantu," sambung Ganjar.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala BPBD Jateng Sarwa Pramana merinci jenis bantuan yang dimaksud. Yakni bahan makanan, mulai dari mi instan, gula, minyak goreng, susu, hingga kopi. Adapun bantuan lain macam seragam sekolah dan sejumlah relawan sebanyak 25 orang yang siap membantu masyarakat terdampak gempa

"Kami dari Jawa tengah ikut prihatin dengan kejadian di NTB. Ini nilainya sekitar Rp 150 juta. Berapapun nilainya ini nanti akan sekuler dari temen-temen PNS dan Non PNS di BPBD," ujarnya saat ditemui di kantornya, Semarang.

Dalam hal ini, Sarwa turut berharap agar Angkasa Pura I mampu memberikan kemudahan untuk mengangkut bantuan tersebut. "Harapan kami ada kemudahan akses, kalau ada kemudahan ya beras bisa kita kirim, soalnya kalau lewat darat terlalu lama, kita butuh respon cepat," katanya.

Sementara untuk bantuan personel, diharapkan mampu membantu dengan membangun tenda darurat dan dapur umum di sana. Untuk efisiensi waktu, lanjut Sarwa, bantuan logistik dan personel akan diberangkatkan pukul 20.30 nanti malam. "Ini beberapa dari Jateng juga sudah mulai bergerak," terangnya.

Seperti yang diketahui, Lombok diguncang gempa berkekuatan 7 SR pada Minggu (5/8) pukul 18.46 WIB. Daerah terparah yang terguncang gempa yaitu Kabupaten Lombok Utara, Lombok Timur dan Kota Mataram. 

Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sebanyak 91 warga dinyatakan meninggal dunia atas peristiwa ini. Sedangkan menurut data BMKG, telah terjadi 132 gempa susulan hingga pagi ini.

(gul/JPC)

Alur Cerita Berita

Mewujudkan Mitigasi lewat Tata Ruang 06/08/2018, 15:55 WIB
Gempa, Konstruksi, dan Edukasi 06/08/2018, 15:55 WIB
Unhas Kirim Tim Medis ke Lombok 06/08/2018, 15:55 WIB

Berita Terkait

Rekomendasi