alexametrics

Wali Kota Bandung Cek Kerja Sama OPD dengan ACT

6 Juli 2022, 15:44:52 WIB

JawaPos.com–Wali Kota Bandung Yana Mulyana akan mengecek kemungkinan adanya kerja sama organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Bandung dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT). Itu menyusul pencabutan izin lembaga tersebut sebagai penyelenggara pengumpulan uang dan barang.

”Saya belum tahu ya, itu kan Dinsos mungkin juga harus (cek). Saya belum dapat laporan ya,” kata Yana seperti diansir dari Antara di Bandung, Rabu (6/7).

Yana mengaku belum pernah melakukan pertemuan dengan perwakilan ACT selama menjabat sebagai Wali Kota Bandung. ”Saya juga belum tahu ya, aktivitas di sini seperti apa, apakah mereka melakukan pengumpulan donasi di sini, melakukan bantuan kebencanaan, saya juga belum tahu,” ujar Yana.

Pejabat Pemerintah Kota Bandung tercatat pernah melakukan pertemuan dengan perwakilan ACT pada 21 Oktober 2020, saat kasus Covid-19 melonjak. Pertemuan berlangsung pada masa Yana menjabat sebagai Wakil Wali Kota Bandung itu membahas rencana ACT melaksanakan program Bangkit Bangsaku untuk membantu mengatasi dampak pandemi Covid-19.

Kementerian Sosial mencabut izin penyelenggaraan pengumpulan uang dan barang yang diberikan kepada Yayasan ACT menyusul tuduhan pelanggaran peraturan yang dilakukan yayasan. Pencabutan izin ACT tertuang dalam Keputusan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 133/HUK/2022 tanggal 5 Juli 2022 tentang Pencabutan Izin Penyelenggaraan Pengumpulan Sumbangan kepada Yayasan ACT yang ditandatangani Menteri Sosial Ad Interim Muhadjir Effendi.

Sementara itu, Dinas Sosial Kota Cirebon, Provinsi Jawa Barat, memastikan bahwa Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Cirebon tidak terdaftar di Dinas Sosial. ”Kantor memang ada, tapi setelah kami cek tidak terdaftar,” kata Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Kota Cirebon Santi Rahayu di Cirebon.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini:

Alur Cerita Berita

Lihat Semua