JawaPos Radar

Soal Selebaran Ganjil Genap, Sandi: Makin di-Bully Makin Bagus

06/07/2018, 08:33 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno
Soal Selebaran Ganjil Genap, Sandi: Makin di-Bully Makin Bagus (dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com – Pencantuman huruf alay dalam mempromosikan sistem ganjil-genap terus menuai polemik di tengah masyarakat. Kendati demikian, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno justru melihat sosialisasi yang digencarkan oleh Dinas Perhubungan tersebut berhasil.

Dengan penggunaan huruf alay tersebut, menurut pria yang akrab disapa Sandi ini, justru membantu sosialisasi kebijakan ganjil-genap.

"Ya ini 64 itu kan genap, 63 ganjil. Tapi ini adalah salah satu gaya netizen, gaya milenial, gaya alay-alay yang untuk bisa membantu sosialisasi kepada masyarakat," ujar Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis (5/7) malam.

Meski dinilainya berhasil, pihaknya telah memberikan arahan kepada jajaran Dishub DKI terkait sosialisasi sistem ganjil-genap tersebut. Tetapi, Sandi terlihat tidak puas atas jawaban dari pihak Dishub karena menjawab siap-siap saja.

"Ya, kalau memang ada pro-kontra bentuknya, Dishub bisa menjelaskan dan ingin mendapat arahan dari kami. Saya bilang ke Pak Sigit, ya, pikir saja, kalau itu semakin di-bully, kan semakin bagus, sosialisasinya semakin sukses. Tapi dia jawabannya, siap kami akan ganti. Jawabannya siap mulu, siap diganti," terangnya.

Dalam merespon hal tersebut, Wakil Kepala Dishub DKI Sigit Wijatmoko mengatakan akan siap mengganti selebaran jika terus menimbulkan kontroversi.

"Ya kalau arahannya (Pak Wagub) begitu, siap (diganti) kami akan tampung masukannya," ujar Sigit Wijatmoko singkat saat konfirmasi, Jumat (6/7).

Untuk diketahui, selebaran yang dibagikan Dishub DKI Jakarta itu mengundang kritik karena berisi ilustrasi pelat nomor 'B 64 NJIL' dan 'B 63 NAP'. Adanya angka 4 untuk menunjukkan ganjil dan 3 untuk menunjukkan genap itu dinilai membuat para pengendara tidak mengerti.

(rgm/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up