JawaPos Radar

3 Hari Ungkap Kasus Street Crime, Polisi Amankan 387 Orang

06/07/2018, 12:44 WIB | Editor: Bintang Pradewo
3 Hari Ungkap Kasus Street Crime, Polisi Amankan 387 Orang
Pelaku kejahatan street crime diamankan polisi. (Desyinta Nuraini/ JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Sebanyak 387 orang diamankan di wilayah hukum Polda Metro Jaya dalam jangka waktu tiga hari pada 3-5 Juli. Mereka terlibat dalam aksi pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian dengan kekerasan (curas).

"Ini tiga hari keberhasilan Polda Metro Jaya dan jajaran di dalam mengungkap kasus street crime, curat, curas, di dalamnya ada jambret, begal, dan curanmor," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono saat menggelar konferensi pers di kantornya, Semanggi, Jakarta, Jumat (6/7).

Ratusan orang yang diamankan tersebut berasal dari 69 kasus. Namun setelah dilakukan penyidikan, ternyata hanya 73 orang yang bisa dilakukan penahanan karena melakukan tindak pidana. Sisanya, 314 orang, kata Argo dillakukan pembinaan. "Artinya mereka tidak terbukti di dalam melakukan tindak pidana," jelas dia.

Sementara itu, dari 73 orang yang diamankan, 25 diantaranya dilakukaj tindakan keras dan terukur karena berusaha melawan petugas pada saat penangkapan. Dua dari mereka terpaksa ditembak mati oleh Polres Jakarta Barat.

Berbagai macam barang bukti juga sudah diamankan. "Kita kumpulkan dari Polres, ada sepeda motor, sajam, golok, senpi rakitan," bebernya.

Lebih lanjut Argo menerangkan, penangkapan ratusan orang itu merupakan bagian dari Operasi Cipta Kondisi yang dilakukan jajaran mulai dari tingkat Polda hingga Polres. Operasi tersebut akan dilakukan secara masif dari 3 Juli hingga 3 Agustus mendatang.

"Sasaran ada curat dan curas yang di dalamnya adalah begal dan jambret, curanmor dan kemudian telah dimulai dari tanggal," pungkas Argo.

Di sisi lain, dari data yang ditunjukkan Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Utara yang paling banyak menetapkan tersangka terhadap para pelaku kejahatan jalanan. Yakni, 18 orang. Sedangkan tiga Polres lainnya nihil. Yakni, Polres Jakarta Timur, Polresta Bandara Soekarno-Hatta, dan Polres Kepulauan Seribu.

Namun, Polres Metro Jakarta Timur yang paling banyak melakukan pembinaan. Yaitu sebanyak 100 orang. Sementara Polres Metro Jakarta Selatan nihil.

(dna/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up