alexametrics

Satu Keluarga di Jember Terkonfirmasi Positif Covid-19

6 Juni 2020, 07:25:05 WIB

JawaPos.com–Satu keluarga yang terdiri atas ibu, bapak, dan anak, di Desa Padomasan, Kabupaten Jember, Jawa Timur, terkonfirmasi positif terinfeksi Covid-19. Per Jumat (5/6), ada penambahan tujuh warga Jember yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan didominasi warga Desa Padomasan yang disebut sebagai klaster Jombang, sehingga total menjadi 55 orang.

Juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jember Gatot Triyono seperti dilansir dari Antara di Jember mengetakan, untuk klaster Jombang tercatat pada kasus ke-50, merupakan seorang pelajar berusia 12 tahun dan merupakan anak dari kasus pasien positif ke-30, kemudian kasus ke-51 juga merupakan suami dari kasus ke-30, selanjutnya kasus ke-53 merupakan saudara dari kasus 30, serta kasus ke-52 merupakan tetangga dari kasus ke-30.

Klaster Jombang merupakan kontak erat dengan pasien ke-30, sehingga satu keluarga, saudara hingga tetangga pasien ke-30, di Desa Padomasan, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember terpapar virus korona. Sehingga, semua pasien positif tersebut menjalani perawatan di ruang isolasi rumah sakit.

”Untuk pasien ke-50 yang merupakan anak pasien ke-30 awalnya berstatus orang tanpa gejala (OTG), kemudian dijemput untuk isolasi di rumah sakit pada 29 Mei dengan hasil tes cepat reaktif dan dilakukan swab pada 2 Juni dan hasilnya positif,” tutur Gatot pada Jumat (5/6) malam.

Hal yang sama juga dilakukan kepada suami pasien ke-30, saudara, dan tetangganya, yang pernah kontak erat. Sehingga, pada Jumat (5/6) hasilnya diketahui terkonfirmasi positif Covid-19.

Berdasar data Gugus Tugas, pasien positif Covid-19 terbanyak berada di Kecamatan Jombang yakni 11 orang, kemudian Kecamatan Kaliwates delapan orang, dan Kecamatan Jelbuk empat orang. ”Jumlah warga yang terkonfirmasi positif di Jember 55 orang yang terdiri tas sembilan pasien dinyatakan sembuh setelah dua kali hasil swab-nya negatif, 43 pasien masih dirawat, dan tiga pasien meninggal dunia,” terang Gatot.

Sedangkan untuk pasien dalam pengawasan (PDP) tercatat 184 orang dengan rincian 101 selesai dalam pengawasan, 33 orang masih dalam pengawasan, dan 34 orang meninggal dunia. Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 1.282 orang dengan rincian 976 orang sudah selesai dipantau, 267 orang masih dipantau, dan 21 orang meninggal dunia. Dari 31 kecamatan di Kabupaten Jember, masih ada tujuh kecamatan yang tidak ada pasien positif Covid-19, yakni Kecamatan Umbulsari, Bangsalsari, Panti, Jenggawah, Mumbulsari, Mayang, dan Silo.

Sementara itu, seorang bayi berusia enam bulan, warga Kelurahan Mangli, Kabupaten Jember, Jawa Timur, dinyatakan terinfeksi virus korona yang merupakan pasien positif ke-54. Bayi laki-laki yang terkonfirmasi positif tersebut, status awalnya merupakan pasien dalam pengawasan (PDP).

Menurut Gatot,  bayi tersebut sempat dirawat di rumah sakit dengan keluhan demam, flu dan penyakit penyerta kejang demam dan sistemic respiratory sindrome pada 29 Mei. ”Bayi enam bulan itu dilakukan tes cepat pada 29 Mei dengan hasil nonreaktif Covid-19, namun pihak rumah sakit tetap melakukan swab pada 2 Juni. Hasil swab, bayi laki-laki tersebut keluar pada 5 Juni, yakni terkonfirmasi positif Covid-19,” terang Gatot.

Saksikan video menarik berikut ini:

 

 

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara



Close Ads