JawaPos Radar

Polisi Ungkap Sindikat Penyebar Video Porno Konten LGBT

06/04/2016, 04:40 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Polisi Ungkap Sindikat Penyebar Video Porno Konten LGBT
Ilustrasi (JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya mengamankan ribuan keping VCD porno di Jalan Margonda Raya, Depok. Dalam kasus ini, polisi menangkap seorang pelaku berinisial EA (28).

Selain itu, Ditreskrimsus Polda Metro Jaya juga menangkap kurir VCD porno berkonten lesbian guy transgender dan biseksual (LGBT) inisial APS di Jalan RE Martadinata, Ancol, Jakarta Utara pada Jumat (1/4).

Kasubdit I Indag Direskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Agung Marlianto mengatakan, pelaku EA mendapatkan film porno LGBT itu dengan cara mendownloadnya di sebuah situs filemoster.com.

Kemudian pelaku EA memperbanyak dengan cara burning dan menjual-belikan melalui website yang dimilikinya yaitu www.dvdrommy.blogspot.co.id.

"Di website milik AE sudah tertera nomor HP dan pin Blackberry, selain itu juga ada sebuah no rekening. Jadi, kalau konsumen setuju dengan harga yang sudah disepakati berapa kepingnya disuruh transfer," jelas dia, Selasa (5/4).

Sementara itu, pelaku APS disuruh oleh seseorang untuk mengambil VCD porno itu yang diketahui bernama Pandi (DPO) di Jalan RE Martadinata, Ancol, Jakarta Utara. Setelah barang berada di tangan APS, ia di suruh mengantarnya ke seorang penampung yang ada di Glodok, Jakarta Barat berinsial H (DPO).

"Karena Pandi dan H yang menerima hasil penjualan maka kami masih melakukan pengejaran terhadap keduanya. Lalu APS ini hanya kurir pas dia mau jalan setelah nerima barang di kawasan Jakarta Utara kami tangkap, dia dibayar Rp 150 ribu sekali antar," beber dia.

Dari tangan APS dan AE polisi berhasil mengamankan barang bukti, ribuan keping VCD dan DVD porno LGBT siap edar, 100‎ DVD kosong, 1 unit hard disk merek WD ukuran 2 tera, 1 unit DVD RW eksternal merk samsung, 1 unit laptop merk Asus, 1 buah ATM BCA dan 1 unit Blackberry Touch.

"Pelaku akan dikenakan Pasal 29 UU RI dan Pasal 32 UU RI, Pasal 80 tentang penyebaran konten porno dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara," tutupnya. (elf/JPG)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up