alexametrics
Teror Pembakaran Kendaraan

Terparkir Dua Hari, Angkot Milik Jarmoyo Terbakar

6 Februari 2019, 19:18:53 WIB

JawaPos.com – Sebuah kendaraan jenis angkot milik Jarmoyo, 42, warga Tegowanu Wetan, RT 01 RW 01, Kecamatan Tegowanu, Grobogan, terbakar pada Rabu (6/2) dini hari. Sampai saat ini, belum diketahui secara pasti asal muasal api yang menghanguskan angkotnya tersebut.

Menurut informasi yang dihimpun, peristiwa kebakaran itu pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Sopiyanto, 25, warga Kecamatan Gubug, Grobogan, Rabu (6/2) dini hari. Saat itu sekitar pukul 01.30 WIB.

Sopiyanto pada waktu kejadian sedang berada di sebuah warung angkringan. Lalu, dirinya melihat truk melintas dari arah timur. Tak lama berselang, sang sopir mengabarkan kalau ada kebakaran di depan Toko Minimarket Lestari Jaya, Desa No. 1, Gambreng, Tegowanu Ngetan.

Mengetahui hal itu, dia langsung memberitahukan kepada warga lainnya yang berada di sekitar. “Kemudian bersama-sama warga lain mengecek, ternyata benar,” ujar Kapolres Grobogan, AKBP Choiron saat dihubungi.

Para warga lantas memadamkan api yang kian membesar. Dan usaha mereka terbayarkan. Si jago merah akhirnya bisa dipadamkan.

Menurut informasi yang diterima, angkot tersebut adalah milik Jarmoyo, warga Tegowanu Wetan juga. Tapi, sudah dua hari tak digunakan. “Tiap hari selalu parkir di pinggir jalan tepatnya di halaman toko minimarket,” katanya.

Kejadian ini lalu dilaporkan ke Polsek setempat. Petugas yang datang langsung melakukan pemeriksaan sesaat sesudah api padam.

Disinggung apakah kejadian ini ada kaitannya dengan teror pembakaran kendaraan bermotor yang marak di Kota Semarang dan sekitarnya, Kapolres belum bisa memastikan. “Saya belum bisa ngomong ya, nanti malah salah. Masyarakat jadi was-was,” sambungnya.

Pasalnya, saat ini belum ditemukan petunjuk yang mengarah ke sana. Artinya, kesamaan dengan kasus di Semarang dan sekitar. “Kamera CCTV sebenarnya ada (di sekitar lokasi) tapi sayangnya rusak. Seharusnya kan bisa tahu ada percikan atau apa,” lanjut dia.

Sementara kejadian ini masih dalam penyelidikan, Choiron memastikan jika kondisi di wilayahnya sampai saat ini masih aman. Terlebih, sudah diberikan imbauan kepada warga untuk mengaktifkan lagi giat siskamling sejak marak kejadian di Kota Semarang.

“Malam itu kita giatkan lagi patroli-patroli ke pemukiman juga. Kita antisipasi saja, takutnya nanti kalau di Semarang ditekan, mungkin bisa ke sini. Intinya kan gitu,” tandasnya.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : Tunggul Kumoro


Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads
Terparkir Dua Hari, Angkot Milik Jarmoyo Terbakar