JawaPos Radar | Iklan Jitu

Taruna ATKP Tewas Dianiaya, Kemenhub Bentuk Tim Investigasi

06 Februari 2019, 12:41:47 WIB
ATKP Makassar
Kampus ATKP Makassar, Jalan Salodong, Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulsel. (Sahrul Ramadan/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyikapi serius tragedi di Kampus Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan (ATKP) Makasar. Taruna tingkat I Aldama Putra, 19, tewas diduga dianiaya seniornya. Tersangka adalah M Rusdi, 21, yang merupakan taruna tingkat II di ATKP Makassar.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenhub Djoko Sasono menyesalkan tindakan kekerasan tersebut. Kemenhub bakal membentuk tim investigasi untuk menyusut kasusnya.

"Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara langsung telah memerintahkan Kepala Badan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Perhubungan untuk membentuk tim investigasi internal. Tujuannya melakukan investigasi mengapa kasus tersebut sampai terjadi lagi," kata Djoko dalam keterangan resmi yang diterima JawaPos.com di Makassar, Rabu (6/2).

Kemenhub telah berulang kali menyampaikan peringatan kepada para pengelola sekolah untuk melaksanakan standar prosedur tetap (protap). Baik pengawasan hingga pencegahan terjadinya kekerasan di sekolah-sekolah di bawah naungan Kemenhub.

"Sebagai tindak lanjut dari kejadian tersebut, Kemenhub segera mengambil langkah secara internal terhadap unsur sekolah yang lalai dalam melaksanakan tugasnya. Sehingga peristiwa tindak kekerasan terjadi lagi," tegas Djoko.

Kemenhub akan bertanggung jawab terhadap seluruh proses pengurusan korban. Mulai dari rumah sakit hingga pemakaman. Kemenhub telah menyerahkan penanganan kasus ini kepada kepolisian untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Djoko menambahkan, Menhub menginstruksikan kepada Kepala BPSDMP agar lebih meningkatkan pengawasan dan pembinaan di sekolah tinggi di bawah naungan Kemenhub. Baik secara edukasi maupun peningkatan moral taruna-taruni. Sehingga tindak kekerasan tidak terulang lagi. "Kemenhub menyesalkan terjadinya tindak kekerasan di sekolah tersebut yang menewaskan taruna," pungkas Djoko.

Editor           : Sofyan Cahyono
Reporter      : Sahrul Ramadan

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up