alexametrics

Taruna ATKP Tewas Dianiaya, Ayah Korban: Seandainya Bisa Ditukar

6 Februari 2019, 10:09:51 WIB

JawaPos.com – Taruna tingkat I Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan (ATKP) Makassar Aldama Putra, 19, tewas dianiaya seniornya. Tersangka adalah taruna tingkat II ATKP Makassar M Rusdi, 21. Keluarga korban berharap pihak ATKP bisa memberikan tindakan tegas atas peristiwa itu.

“Harapan saya diusut tuntas. Pelakunya dikasih ganjaran, kalau bisa dipecat dari taruna. Kasih ganjaran sebesar-besarnya. Seberat-beratnya. Ini anak saya satu-satunya. Anak semata wayang. Ini anak saya cucikan bajunya. Bahkan kadang saya yang suapi. Saya sayang sekali. Seandainya bisa ditukar. Saya yang meninggal, dia yang hidup, mau saya. Bagaimana sakit hatinya saya,” kata ayah korban, Pelda Daniel, Rabu (6/2).

Prajurit TNI AU itu meminta agar pihak kampus tidak menutup-nutupi kasus kematian anaknya. Pihak ATKP Makassar sebelumnya memberitahukan bahwa Aldama meninggal karena terjatuh dari kamar mandi kampus. Kejanggalan meninggalnya korban perlahan akhirnya terungkap. Polisi memastikan bahwa Aldama meninggal setelah dianiaya. Wajah hingga tubuhnya dihantam berulang kali oleh tersangka.

“Saya mohon bantuannya dari pihak ATKP. Kalau memang jatuh, ngomong jatuh. Jangan ada yang ditutup-tutupi. Jangan sampai ada lagi yang seperti ini. Jadi saya mohon bantuan dari pihak ATKP. Supaya memang kalau oknum itu terbukti, hukum seberat-beratnya. Jangan ditutup-tutupi,” tegas warga Jalan Leo Wattimena, Kompleks TNI AU, Lanud Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros itu.

Sebagai kepala keluarga, Daniel berusaha tabah dan perlahan mengikhlaskan kepergian sang putra tunggal untuk selama-lamanya. Daniel mengaku tak sedikitpun berniat untuk membalas perlakuan keji tersangka terhadap anaknya. Meski berat, Daniel menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada kepolisian.

“Kami serahkan saja semua penanganannya kepada yang berwajib. Kalau saya balas lagi, itu salah lagi. Ada istilah nyawa dibayar nyawa. Kalau saya tidak begitu lagi. Kami serahkan semuanya sama penegak hukum. Kami keluarga hanya minta pelakunya dihukum seberat-beratnya. Seadil-adilnya. Sesuai dengan perbuatan yang dilakukan,” harap Daniel.

Polisi masih mendalami kasus ini. Termasuk memeriksa 22 saksi lain. Sebelumnya yang diperiksa umumnya taruna setingkat tersangka. Saat ini, tersangka M Rusdi diamankan di Mapolrestabes Makassar untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Tersangka disangkakan melanggar pasal 338 dan 351 KUHP dengan ancaman kurungan 7 hingga 15 tahun penjara.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : Sahrul Ramadan

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Taruna ATKP Tewas Dianiaya, Ayah Korban: Seandainya Bisa Ditukar