alexametrics

Pemerkosaan Mahasiswi UGM Terindikasi Tak Terjadi

6 Februari 2019, 15:48:05 WIB

JawaPos.com – Polda Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) melanjutkan penyidikan kasus dugaan perkosaan terhadap mahasiswi Universitas Gadjah Mada (UGM). Adapun kasusnya disebutkan terjadi saat Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada 2017.

“Saya menemukan indikasi bahwa perbuatan pemerkosaan atau pencabulan itu tidak terjadi. Indikasi itu kuat, Namun itu masih belum kesimpulan. Masih ada satu gelar perkara yang menjadi tahapan penyidikan,” kata Dirreskrimum Polda DIJ Kombes Pol Hadi Utomo di Mapolda DIJ, Rabu (6/2).

Banyak alat bukti yang mengarah ke indikasi itu. Polisi juga telah meminta keterangan para ahli hukum dari beberapa universitas. “Saya sudah periksa ahli untuk memberi bantuan pendapat atas peristiwa itu. Masuk pidana atau bukan,” ujar Hadi.

Hadi menegaskan, proses penyidikan masih jalan terus. Meski sudah ada kesepakatan penyelesaian antara mahasiswa yang terlibat dengan kampus UGM.

“Kalau melakukan perdamaian, ya monggo (silakan). Itu hanya akan menyumbang kepada saya bahwa para pihak tidak lagi mempermasalahkan. Tapi sampai sekarang penyidikan belum finish dan akan tetap saya jalankan,” ucapnya.

Gelar perkara secara terbuka akan dilakukan dalam waktu dekat. Baik pelapor, terlapor, maupun mahasiswi yang diduga menjadi korban akan dipanggil kembali. “Kami akan gelar perkara secara terbuka,” cetus Hadi.

Dalam Laporan Polisi nomor LP/764/XII/2018/SPKT tertanggal 9 Desember 2018, tertera korban berinisial AN. Kemudian mahasiswa HS sebagai terlapor. Pada Senin (4/2) lalu, UGM maupun mahasiswa yang terlibat telah melakukan kesepakatan penyelesaian secara damai.

Kepala Satuan Keamanan dan Keselamatan Kampus (SKKK) UGM Arif Nurcahyo selaku pelapor mengaku belum mengetahui proses penyidikan yang dilakukan kepolisian sampai sejauh mana. Ia sendiri tak mencabut laporan dan memilih untuk menunggu hasilnya.

“Terbukti atau tidak (pencabulan atau perkosaan) itu menjadi otoritas teman-teman penyidik. Saya akan menunggu saja bagaimana hasilnya nanti,” imbuh Arif.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : Ridho Hidayat

Copy Editor :

Pemerkosaan Mahasiswi UGM Terindikasi Tak Terjadi