JawaPos Radar

Mensos Tegaskan Rastra Tanpa Uang Tebusan

06/02/2018, 14:45 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Rastra
Mensos Idrus Marham memberikan keterangan kepada media di Makssar, Selasa (6/2). (Syahrul Ramadan/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Pemerintah telah mengubah sistem penyaluran beras sejahtera (rastra). Sebelumnya, warga penerima manfaat harus menebusnya. Sekarang rastra diberikan secara gratis.

"Rastra sudah kami selesaikan dengan baik. Pokoknya tidak ada bayar-bayaran. Semua kami berikan 10 kg. Jadi kalau dulu ada uang tebus, sekarang tidak ada uang tebus," kata Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (6/2).

Idrus tak menampik dalam pelaksanaan penyaluran bansos sebelumnya, banyak terdapat laporan soal pungutan biaya. Politisi Partai Golkar itu lantas memberikan peringatan. Perangkat pemerintahan atau siapa saja yang menarik pungutan dalam penyaluran rastra, akan mendapat tindakan tegas.

"Bila masih ada yang didapatkan di lapangan, bayar-bayaran, tebus-tebus, segera sampaikan kepada saya. Apabila terkait dengan pejabat, kami akan mengambil tindakan tegas yang menghambat pelaksanaan bansos untuk kepentingan rakyat," tegas Idrus.

Lebut lanjut, Idrus menyampaikan bahwa hal mendasar yang perlur dalam proses penyaluran rastra adalah peran para pendamping. Mereka bekerja tidak hanya sekedar memastikan rastra sampai kepada masyarakat. Pendamping juga mesti memastikan bagaimana rastra dimanfaatkan di tengah-tengah masyarakat.

"Kami juga sudah berikan tugas-tugas lain untuk menelusuri kemungkinan masih ada satu atau dua orang yang belum mendapatkan bagian. Karena ada persoalan-persoalan. Itu dinamika yang ada," terang Idrus.

(rul/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up